Wednesday, October 14, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Industri Kreatif RI Terus Berkembang, Erick Thohir: Jangan Sampai Jadi Konsumen Konten Asing

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
1 November 2022
in Ekbis
Erick Thohir Klaim Keuangan BUMN Semakin Sehat

Mentri BUMN Erick Thohir.

JAKARTA,Metapos.id – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan sebagai salah satu bangsa yang memiliki jumlah penduduk terbesar di dunia, Indonesia memiliki potensi yang besar khususnya di industri kreatif seperti gim dan e-sport.

Ia pun mengapresiasi ekosistem digital khususnya industri gim dan e-sport yang sudah dibangun Telkomsel selama ini.

BACA JUGA

Prudential Syariah Perkuat Literasi Keuangan di Aceh

BEI dan KSEI Perluas Transparansi Kepemilikan Saham

Erick mengatakan, Telkomsel sebagai operator telekomunikasi terbesar di Indonesia terus mengembangkan industri kreatif seperti gim dan e-sport.

Ia juga meminta agar ekosistem digital yang sudah dibangun tersebut harus didorong untuk berpihak kepada kreator dan konten lokal.

“Keberpihakan tersebut bukan lantas mematikan konten asing atau memusuhi konten asing yang masuk ke Indonesia. Sebab Indonesia sudah menganut ekonomi terbuka, namun harus diseimbangkan. Jangan sampai bangsa Indonesia hanya sebagai konsumen dari kreator atau konten asing,” katanya dalam keterangan resmi, dikutip Selasa, 1 November.

Erick menilai, sejatinya Indonesia sudah mampu memproduksi konten lokal. Contohnya saja dari 5 film buatan putra putri terbaik Indonesia, setidaknya sudah ditonton 27,1 juta penonton.

Jumlah tersebut tentu saja di atas film Hollywood yang mencapai jumlah 22,1 juta penonton.

Dengan jumlah penonton yang signifikan tersebut, lanjut Erick, bangsa Indonesia dapat bersaing dalam membuat konten-konten yang berkualitas yang bisa ditonton oleh banyak masyarakat.

Karena itu, kata Erick, Pemerintah melalui Kementerian BUMN terus mendorong tumbuhnya konten-konten lokal yang berkualitas.

Contohnya mendorong agar dapat memberikan penghargaan kepada musik dangdut di Indonesia.

“Amerika saja mendorong country music, masa iya kita tidak bisa mendorong dangdut. Saya ingin penghargaan kepada insan musik dangdut tak hanya sekadar wacana. Tidak ada alasan bagi bangsa Indonesia untuk tidak bisa menjadi negara popular culture. Kultur di Indonesia sangat banyak dan itu menjadi kekuatan yang sangat besar,” kata Erick.

Menurut Erick, waktu bagi bangsa Indonesia menjadikan popular culture sangat terbatas. Batas waktunya hingga tahun 2038.

Jika waktu tersebut terlampaui, maka bangsa Indonesia akan kehilangan momentum yang sangat berharga.

Sementara itu, Komisaris Utama Telkomsel Wishnutama Kusubandio memastikan anak usaha Telkom tersebut turut aktif mengembangkan industri gim dan e-sport di Indonesia.

Menurut Wishnutama, Telkomsel akan terus berkolaborasi dan mendukung setiap individu yang terlibat serta berdedikasi untuk mengembangkan secara konsisten industri games dan e-sport di Indonesia.

“Diharapkan industri games dan e-sport di Indonesia akan terus menjadi lebih besar dengan inovasi supaya bisa bersaing. Telkomsel mendukung permintaan Kementerian BUMN agar Indonesia tak sekadar sebagai pasar, tetapi nantinya juga akan mnembangun ekosistem games,” kata Wishnutama.

Tags: BUMNErick ThohirMetapos.id
Previous Post

Mendag Zulhas Dorong UMKM Berkolaborasi dengan Ritel Modern

Next Post

Inflasi Menjinak, Catatan Oktober Lebih Rendah dari September

Related Posts

Prudential Syariah dan OJK menggelar SYAFIF di Aceh pada 9–11 Oktober 2026 untuk memperkuat literasi keuangan syariah dan membuka peluang bagi UMKM.
Ekbis

Prudential Syariah Perkuat Literasi Keuangan di Aceh

13 October 2026
BEI dan KSEI Perluas Transparansi Kepemilikan Saham
Ekbis

BEI dan KSEI Perluas Transparansi Kepemilikan Saham

9 October 2026
GAPKI Gelar IPOC 2026, Perkuat Peran Sawit bagi Ketahanan Pangan, Energi, dan Ekonomi di Tengah Gejolak Global
Ekbis

GAPKI Gelar IPOC 2026, Perkuat Peran Sawit bagi Ketahanan Pangan, Energi, dan Ekonomi di Tengah Gejolak Global

9 October 2026
Penjualan kendaraan BBM di Australia turun 36,2 persen pada September 2026, sementara mobil listrik dan plug-in hybrid mencatat pertumbuhan pesat.
Ekbis

Mobil Listrik Makin Laris, Kendaraan BBM Australia Turun

9 October 2026
OJK Ungkap Dugaan Pidana Perbankan di Mandiri Taspen Purwokerto
Ekbis

OJK Ungkap Dugaan Pidana Perbankan di Mandiri Taspen Purwokerto

8 October 2026
Sejumlah miliarder dunia ternyata tidak menyelesaikan pendidikan tinggi, tetapi berhasil membangun bisnis dengan kekayaan hingga ribuan triliun rupiah.
Ekbis

Putus Kuliah, 10 Miliarder Ini Tajir Melintir

8 October 2026
Next Post
Pemulihan Ekonomi Nasional Dinilai On The Track, Ekonom: Waspadai Inflasi Global,

Inflasi Menjinak, Catatan Oktober Lebih Rendah dari September

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini