Saturday, September 5, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Industri Farmasi Nasional Tumbuh 32,35 Persen hingga Kuartal I-2024

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
11 September 2024
in Ekbis
Industri Farmasi Nasional Tumbuh 32,35 Persen hingga Kuartal I-2024

Two multiethnic pharmacists checking inventory at hospital pharmacy. Medical staff working in drugstore. Mature woman pharmacist with african colleague holding cough syrup and medicines.

Jakarta , Metapos.id – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat bahwa pertumbuhan industri farmasi nasional mengalami lonjakan pada kuartal I-2024. Hal ini tercermin dari pertumbuhan sektor industri kimia, hilir dan farmasi yang mencapai 32,35 persen sampai Maret tahun ini.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Industri Kimia Hilir dan Farmasi Kemenperin Emmy Suryandari dalam agenda Seminar Nasional bertajuk ‘Ketahanan dan Kesinambungan Percepatan Kemandirian Bahan Baku Obat dan Vaksin di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Selasa, 10 September.

BACA JUGA

Transaksi Timah di JFX Tembus Rp4 Triliun pada Agustus 2026

Sengketa Dana RDN Masuk Mediasi, Paramitra Alfa Sekuritas Tunggu Respons BCA

“Adapun performa industri farmasi secara nasional ini cukup menggembirakan. Jadi, pertumbuhan industri kimia, hilir dan farmasi itu dari kuartal pertama di 2023 sampai kuartal 1-2024 itu pertumbuhannya year on year, tuh, sudah 32,35 persen,” ujar Emmy.

Emmy menyebut, pandemi COVID-19 membawa pengaruh besar terhadap industri farmasi nasional. Hal ini dapat dilihat dari lonjakan pertumbuhan sebesar 21,77 persen pada 2020 silam.

Berdasarkan data paparannya, pertumbuhan sektor industri kimia, hilir dan farmasi mencapai 9,03 persen pada 2019, lalu di 2020 sebesar 21,77 persen.

Berikutnya, pada 2021 yang turun jadi 10,95 persen. Lalu di 2022 kembali turun menjadi 0,43 persen. Kemudian, mengalami lonjakan yang siginifikan di kuartal I-2023, yakni sebesar 32,35 persen.

“Nilai pertumbuhan industri farmasi mulai stabil pada 2022 dan 2023 seiring dengan berakhirnya pandemi COVID-19,” kata dia.

Menurut Emmy, performa ini cukup bagus. Namun, kata dia, hal ini harus dibarengi dengan pertumbuhan industri bahan baku obat (BBO) di Tanah Air.

Sebab, ketergantungan impor BBO nasional sudah mencapai sekitar 90 persen hingga saat ini.

“Ini angka yang bagus kalau kami bicara industri farmasi, tapi kalau kami gali lebih dalam lagi kenaikan ini apakah juga sama atau konsisten juga dengan adanya pertumbuhan industri BBO di Indonesia. Ini yang perlu kami teliti bersama, karena kalau bicara industri farmasi naik, ya. Tapi, bahan bakunya dari mana dulu, nih,” ucapnya.

Dia berharap, ke depannya pertumbuhan industri farmasi nasional bisa sejalan dengan tumbuhnya industri BBO lokal. Dengan demikian, kata Emmy, angka ketergantungan impor BBO nasional bisa ditekan.

“Kami berharap, tentu porsi dari 32,35 persen ini seharusnya juga ikut dinikmati oleh industri BBO lokal. Kenapa? Karena artinya kami semua sudah berjalan bersama, hulu dan hilir tumbuh bersama. Jadi, kami di Kemenperin itu selalu mempunyai prinsip untuk bagaimana hulu dan hilir berkembang bersama,” tuturnya.

Tags: FarmasiKemenperinMetapos.id
Previous Post

Ketergantungan Impor Bahan Baku Obat Nasional Tembus 90 Persen

Next Post

Bayar Tagihan Jargas Bisa Lewat Aplikasi MyPertamina

Related Posts

Transaksi timah ekspor melalui JFX mencapai 4.210 lot senilai Rp4,06 triliun sepanjang Agustus 2026, memperkuat fondasi menuju BMKS 2027.
Ekbis

Transaksi Timah di JFX Tembus Rp4 Triliun pada Agustus 2026

4 September 2026
Sengketa dugaan pemindahan dana RDN senilai Rp2,58 miliar masuk tahap mediasi di PN Jakarta Pusat pada 9 September 2026.
Ekbis

Sengketa Dana RDN Masuk Mediasi, Paramitra Alfa Sekuritas Tunggu Respons BCA

4 September 2026
PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE) memperkuat riset dan manufaktur bisnis fragrance untuk memperluas pasar serta masuk rantai pasok global.
Ekbis

SMLE Ekspansi Bisnis Fragrance, Bidik Pasar Global

2 September 2026
DPR RI menetapkan Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia periode 2026-2030 dalam Rapat Paripurna, Selasa (1/9/2026).
Ekbis

DPR Tetapkan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI 2026-2030

2 September 2026
Tokopedia dan TikTok Shop menghadirkan NYAM Awards 2026 untuk mengapresiasi pelaku F&B lokal sekaligus mendorong pertumbuhan bisnis melalui #BeliLokal.
Ekbis

Tokopedia-TikTok Shop Apresiasi Pelaku F&B Lewat NYAM Awards

2 September 2026
PT Pertamina Marine Solutions (PMSol) meraih empat penghargaan IQSA 2026 berkat kepemimpinan HSSE, inovasi digital, dan penguatan budaya keselamatan.
Ekbis

PMSol Sabet Empat Penghargaan IQSA 2026

1 September 2026
Next Post
Bayar Tagihan Jargas Bisa Lewat Aplikasi MyPertamina

Bayar Tagihan Jargas Bisa Lewat Aplikasi MyPertamina

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini