• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Saturday, January 17, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Metapos
No Result
View All Result
Home Ekbis

Erick Thohir Heran PMN BUMN Dipandang Negatif

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
15 September 2022
in Ekbis
Erick Thohir Klaim Keuangan BUMN Semakin Sehat

Mentri BUMN Erick Thohir.

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA,Metapos.id – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengaku heran dengan anggapan negatif terhadap penyertaan modal negara (PNM) kepada sejumlah perusahaan pelat merah.

Erick menilai pandangan ini tidak tepat, sebab sebenarnya PMN digunakan untuk penyelesaian penugasan proyek negara.

Lebih lanjut, Erick menjelaskan, banyak perusahaan pelat merah yang awalnya mendapat suntikan modal dari negara kemudian melakukan aksi korporasi.

Kata dia, langkah ini guna membuat perusahaan menjadi mandiri sehingga kedepannya tak perlu mendapatkan suntikan dari negara.

“Lalu bagaimana persepsi soal PMN yang selama ini seakan-akan negatif? Padahal 70 persen PMN itu karena penugasan yang harus kita selesaikan dan banyak sekali sekarang aksi korporasi yang dilakukan BUMN. Itu tidak lain untuk mengembangkan dunianya tanpa PMN,” katanya kepada wartawan, Rabu, 14 September.

Menurut Erick, dengan aksi korporasi ini maka nilai PMN hanya 10 persen dari total yang didapatkan.

Erick pun menyinggung kontribusi BUMN selama tiga tahun terakhir yang terus tumbuh Rp1.198 triliun.

Angka ini meningkat sebesar Rp68 triliun dari tiga tahun sebelum hadirnya pandemi COVID-19.

“Keuntungan BUMN sekarang insyaAllah tahun ini naik lagi menjadi Rp144 triliun. Ini hal-hal yang saya rasa, hasil transformasi ini ada,” tuturnya.

Minta Tambahan PMN Rp7,88 Triliun

Sebelumnya, Erick mengatakan, penyertaan modal negara (PMN) untuk perusahaan pelat merah tahun 2023 hanya disetujui senilai Rp41,31 triliun dari yang diusulkan sebesar Rp67,82 triliun.

“Total yang kemarin disetujui itu Rp41,31 triliun. Tetapi kami juga sedang mendorong dan sepertinya ada jalan keluar ada cadangan investasi yang akan diberikan senilai Rp5,7 triliun. Jadi totalnya Rp47 triliun,” kata Erick, dalam Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 8 September.

Adapun rinciannya yakni, Hutama Karya (HK) pada usulan rapat kerja sebelumnya mengusulkan Rp30 triliun. Namun, yang disetujui Rp28,90 triliun. Penggunaan anggarannya untuk pengembangan tol Sumatera sampai Jambi.

Kemudian, PMN untuk PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN diusulkan Rp10 triliun. Anggaran ini akan digunakan untuk program listrik masuk desa. PMN yang disetujui sama dengan yang diusulkan.

Selanjutnya, PMN untuk InJourney belum ada keputusan dari jumlah yang usulan PMN yang dibutuhkan senilai Rp7,50 triliun.

Kemudian, PMN untuk IFG senilai Rp6 triliun juga belum ada keputusan persetujuan dana dari nota keuangan alias masih nol.

PMN untuk PT Reasuransi Indonesia Utama diajukan Rp3 triliun. Namun, belum ada persetujuan untuk PMN pelat merah ini. Lalu, PMN untuk Defend ID usulan pertama adalah Rp3 triliun namun yang disetujui Rp1,75 triliun.

Sedangkan PMN untuk ID FOOD diusulkan Rp2 triliun. Namun, belum ada persetujuan PMN untuk Holding BUMN Pangan ini. Begitu juga PMN untuk Damri, belum ada persetujuan. Adapun PMN yang diusulkan untuk Damri sebesar Rp870 miliar.

PMN untuk AirNav sudah disetujui Rp660 miliar dari usulan Rp790 miliar. PMN ini untuk pembaruan alat. Apalagi Indonesia sudah ada kerja sama regional dengan Singapura. Lalu, PMN untuk KAI sebesar Rp4,10 triliun. Namun, belum mendapat keputusan.

Karena ada gap antara PMN yang disetujui dengan yang diusulkan sebesar Rp20,81 triliun, Erick meminta tambahan PMN sebesar Rp7,88 triliun kepada Komisi VI DPR.

“Kami berharap dari komisi VI tetap mendorong yang Rp7,88 triliun. Kalau kita lihat dari dividen pun sebenarnya angkanya kurang lebih Rp7 triliun kenaikannya,” katanya.

Erick lalu memaparkan nominal dan peruntukkan tiap BUMN. Pertama, PT Hutama Karya membutuhkan tambahan Rp1,66 triliun untuk penugasan jalan tol Trans-Sumatera.

Lalu, IFG sebesar Rp6 triliun untuk modal Jamkrindo, Askrindo dan Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Kemudian Reasuransi untuk penguatan kapasitas bisnis perusahaan ditambah Rp3 triliun.

InJourney untuk keperluan beberapa Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) diajukan tambahan Rp1,4 triliun dan KAI untuk pembiayaan Kereta Cepat Jakarta-Bandung sebesar Rp1 triliun, serta ID FOOD sebesar Rp520 miliar.

Download Nulled WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Free Download WordPress Themes
online free course
download redmi firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
free download udemy paid course
Tags: Erick ThohirMenteri BUMNMetapos.idPMN
Rahmat Herlambang

Rahmat Herlambang

Related Posts

Kapal Induk Amerika Serikat Bergerak Menuju Timur Tengah

Kapal Induk Amerika Serikat Bergerak Menuju Timur Tengah

by Taufik Hidayat
16 January 2026
0

Metapos.id, Jakarta — Pemerintah Amerika Serikat mengerahkan kapal induk USS Abraham Lincoln bersama sejumlah kapal perang pendamping ke kawasan Timur...

BRIN Paparkan Proses Terbentuknya Sinkhole di Sumbar

BRIN Paparkan Proses Terbentuknya Sinkhole di Sumbar

by Taufik Hidayat
16 January 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memberikan penjelasan ilmiah terkait fenomena sinkhole atau lubang runtuhan tanah yang...

Polda Metro Terbitkan SP3 untuk Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis

Polda Metro Terbitkan SP3 untuk Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis

by Taufik Hidayat
16 January 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Polda Metro Jaya menghentikan penyidikan terhadap Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis dalam perkara dugaan pencemaran nama...

Libur Panjang Picu Kepadatan Lalu Lintas di Kawasan Puncak Bogor

Libur Panjang Picu Kepadatan Lalu Lintas di Kawasan Puncak Bogor

by Taufik Hidayat
16 January 2026
0

Metapos.id, Jakarta - volume kendaraan terjadi di kawasan wisata Puncak, Bogor, Jawa Barat, bertepatan dengan libur panjang akhir pekan. Sejak...

Next Post
Elvicto, Hadirkan Jawaban Bahwa Pria Juga Butuh Skincare

Elvicto, Hadirkan Jawaban Bahwa Pria Juga Butuh Skincare

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended.

Seminar PEFINDO dan S&P Global Ratings Bertajuk “Indonesia Credit Spotlight: Credit Trends Under a New Administration”

Seminar PEFINDO dan S&P Global Ratings Bertajuk “Indonesia Credit Spotlight: Credit Trends Under a New Administration”

15 May 2024
Penyelesaian Kawasan Industri Hasil Tembakau Sumenep Dikebut

Penyelesaian Kawasan Industri Hasil Tembakau Sumenep Dikebut

12 January 2023

Trending.

Dosen UIM yang Viral Ludahi Kasir Swalayan Akan Disidang Komisi Disiplin

Dosen UIM yang Viral Ludahi Kasir Swalayan Akan Disidang Komisi Disiplin

26 December 2025
Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

13 November 2025
Tak Ada Izin Pesta Kembang Api pada Malam Tahun Baru 2026

50 Ucapan Tahun Baru 2026 untuk Perusahaan yang Formal, Singkat, dan Berkesan

31 December 2025
BBC Tetapkan Pulau Komodo sebagai Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026

BBC Tetapkan Pulau Komodo sebagai Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026

14 December 2025
Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

25 October 2025
Metapos Media

© 2025 Media Informasi Terkini

Navigasi

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2025 Media Informasi Terkini