Saturday, October 17, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Ekonom Prediksi Defisit APBN 2024 Mencapai 2,2 Persen

Afizahri by Afizahri
29 June 2024
in Ekbis
Defisit APBN Melebar Jadi Rp237,7 Triliun, Ini Kata Sri Mulyani

Jakarta , Metapos.id – Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede memperkirakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2024 akan mengalami defisit sebesar 2,2 persen dari produk domestik bruto (PDB) pada 2024.

“Defisi fiskal pun juga diperkirakan akan tetap berada di kisaran 2,2 persen terhadap PDB hingga akhir tahun ini,” ujarnya, Jumat, 28 Juni.

BACA JUGA

PRUCare 360 Syariah, Perlindungan Jiwa hingga Usia 80 Tahun

Dirut PLN Berganti, Suroso Isnandar Ambil Alih Jabatan

Josua menyampaikan hal tersebut berdasarkan realisasi sementara APBN 2024 hingga Mei 2024 tercatat defisit sebesar Rp21,8 triliun atau 0,1 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) dibandingkan Mei 2023 dimana APBN tercatat surplus 0,97 persen terhadap PDB.

Menurut Josua defisit fiskal yang tercatat pada bulan Mei 2024 dipengaruhi oleh penurunan penerimaan pajak yang turun 8,4 persen secara year on year (yoy) dan PNBP juga turun sekitar 3,3 persen (yoy) dari posisi Mei 2023.

“Penurunan penerimaan pajak dipengaruhi oleh normalisasi harga komoditas ekspor terutama produk pertambangan sehingga terefleksi juga dengan PPh badan sektor pertambangan yang mengalami kontraksi,” jelasnya.

Sementara itu, Josua menyampaikan belanja negara cenderung meningkat sekitar 14 persen (yoy) dari realisasi periode yang sama tahun 2023 yang lalu.

Menurut Josua belanja Kementerian/Lembaga (K/L) cenderung meningkat dipengaruhi oleh penyerapan belanja terkait kegiatan pemilu dan bantuan sosial dalam rangka memitigasi dampak El Nino khususnya kepada masyarakat berpengahasilan rendah.

Josua menyampaikan belanja yang terakselerasi pada umumnya memberikan indikasi bahwa perekonomian cenderung solid terutama dalam rangka menopang konsumsi masyarakat.

“Terbukti pada kuartal I-2024 pertumbuhan ekononi tercatat 5,11 persen dan diperkirakan tren positif ini masih akan berlanjut pada kuartal II-2024,” ujarnya.

Ke depannya, Josua menyampaikan dengan mempertimbangkan bahwa sumber pertumbuhan ekonomi terutama dari komponen ekspor diperkirakan akan cenderung terbatas khususnya di tengah kondisi ketidakpastian ekonomi global.

Oleh sebab itu, menurut Josua belanja pemerintah perlu didorong peningkatan produktivitasnya yang dapat mengakselerasi konsumsi masyarakat dan menjaga iklim investasi terutama proyek-proyek infrastruktur (kaitannya dengan belanja modal) yang tentunya memiliki efek berganda yang tinggi pada perekonomian.

“Dengan demikian pertumbuhan ekonomi diharapkan akan tetap terjaga baik di kisarn 5 persen” pungkasnya.

Tags: APBNEkonomMetapos.id
Previous Post

J Trust Bank Optimistis Raih Kinerja Positif di Tahun Inj

Next Post

BUMN Sudah Setor Dividen Rp58,8 Triliun ke Negara

Related Posts

PRUCare 360 Syariah, Perlindungan Jiwa hingga Usia 80 Tahun
Ekbis

PRUCare 360 Syariah, Perlindungan Jiwa hingga Usia 80 Tahun

15 October 2026
Suroso Isnandar resmi menjadi Direktur Utama PLN menggantikan Darmawan Prasodjo setelah RUPS 14 Oktober 2026, dengan pengalaman lebih dari 30 tahun di PLN.
Ekbis

Dirut PLN Berganti, Suroso Isnandar Ambil Alih Jabatan

15 October 2026
Rupiah dibuka melemah tipis ke Rp17.900 per dolar AS pada 15 Oktober 2026, di tengah kenaikan inflasi AS dan perhatian pasar terhadap kebijakan The Fed.
Ekbis

Inflasi AS Memanas, Rupiah Kembali Tertekan

15 October 2026
SMLE Gandeng Denico, Bidik Pasar Pangan Asia
Ekbis

SMLE Gandeng Denico, Bidik Pasar Pangan Asia

15 October 2026
BEI Perkuat Literasi dan Ketahanan Investor Pasar Modal
Ekbis

BEI Perkuat Literasi dan Ketahanan Investor Pasar Modal

14 October 2026
PEFINDO Catat 244 Publikasi Pemeringkatan hingga September 2026
Ekbis

PEFINDO Catat 244 Publikasi Pemeringkatan hingga September 2026

14 October 2026
Next Post
Aset Milik 7 BUMN yang Dibubarkan Bakal Dijual

BUMN Sudah Setor Dividen Rp58,8 Triliun ke Negara

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini