Friday, October 2, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Dukung Keuangan Berkelanjutan dan Presidensi Indonesia di G20,
BEI Luncurkan Indeks IDX LQ45 Low Carbon Leaders pada B20 Side Event

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
11 November 2022
in Ekbis
Dukung Keuangan Berkelanjutan dan Presidensi Indonesia di G20,BEI Luncurkan Indeks IDX LQ45 Low Carbon Leaders pada B20 Side Event

BACA JUGA

Penjualan Merosot, Presiden Direktur Bata Ajukan Pengunduran Diri

Halal Indo 2026 Tarik 28.707 Pengunjung

JAKARTA,Metapos.id – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) meluncurkan indeks peduli perubahan iklim bernama Indeks

IDX LQ45 Low Carbon Leaders. Indeks ini bertujuan untuk mengurangi eksposur intensitas emisi karbon atas portfolio sebesar minimal 50% dibandingkan dengan Indeks LQ45 sebagai parent index. Peluncuran indeks ini dilakukan pada rangkaian acara B20 Side Event di Bali Nusa Dua Convention Center, Bali pada
Jumat (11/11). Peluncuran Indeks IDX LQ45 Low Carbon Leaders merupakan upaya BEI berpartisipasi
dalam agenda Keuangan Berkelanjutan dalam Presidensi G20 Indonesia 2022.
Perubahan iklim diakibatkan oleh peningkatan suhu bumi merupakan isu yang mempengaruhi kehidupan
dan kesejahteraan masyarakat, baik di Indonesia maupun secara global. Oleh karena itu, Indonesia telah
meratifikasi Paris Agreement pada tahun 2016 dan berkomitmen untuk mengurangi dampak perubahan iklim
ini dengan menetapkan target penurunan emisi gas rumah kaca (GRK) pada tahun 2030.


Penurunan emisi gas rumah kaca memerlukan dukungan dari seluruh sektor, termasuk sektor keuangan dan
pasar modal. Salah satu upaya pasar modal adalah mendorong peran aktif dari investor saham untuk mengukur intensitas emisi GRK atas karbon dari perusahaan-perusahaan yang ada di portofolio investasinya dan selanjutnya berupaya menurunkan intensitasnya. Mengurangi intensitas emisi GRK dalam portofolio
investor berarti secara aktif mengalokasikan portofolio investasinya ke dalam perusahaan yang lebih ramah
lingkungan.

Hal ini dapat memberikan dorongan bagi perusahaan untuk mengurangi emisi karbon dan dalam
jangka panjang akan mendorong terciptanya ekonomi rendah karbon, serta mendukung implementasi Paris
Agreement. Oleh karena itu, BEI menyediakan Indeks IDX LQ45 Low Carbon Leaders untuk dapat menjadi
panduan bagi para investor yang bertujuan untuk mengurangi eksposur intensitas emisi karbon atas portofolio investasinya.


Secara umum, konstituen IDX LQ45 Low Carbon Leaders ditentukan melalui pengurangan konstituen dan
menyesuaikan bobot saham konstituen indeks LQ45 dengan memperhitungkan intensitas emisi karbon.


Sebelum melakukan pemilihan konstituen IDX LQ45 Low Carbon Leaders, BEI akan menghitung intensitas emisi karbon dari konstituen indeks LQ45 dengan mengambil data dari Laporan Berkelanjutan Perusahaan Tercatat. Intensitas emisi karbon didefinisikan sebagai nilai total emisi GRK Scope 1 dan Scope 2 (dalam ton CO2e) relatif terhadap pendapatan (miliar Rupiah). Selanjutnya, dilakukan penghitungan intensitas emisi
karbon atas portofolio yang diperoleh dari penjumlahan intensitas emisi karbon dari masing-masing konstituen LQ45 yang telah dikalikan dengan bobotnya.

Intensitas emisi karbon atas portofolio indeks LQ45 ini yang menjadi acuan untuk dilakukan penurunan hingga paling tidak 50%.

Proses pemilihan konstituen diawali dengan mengeluarkan saham-saham atas perusahaan yang berasal dari
industri batu bara berdasarkan IDX Industrial Classification (IDX-IC). Kedua, dilakukan penyesuaian bobot
konstituen indeks LQ45 yang tersisa relatif terhadap konstituen lain di sektor serupa. Penyesuaian ini dilakukan dengan menambahkan bobot atas saham yang memiliki intensitas emisi karbon di bawah rata-rata
Tags: BEIG20Metapos.id
Previous Post

Dirut Pertamina Nicke Widyawati Beberkan Strategi Turunkan Emisi Hingga 29 Persen

Next Post

BTN Bawa Pulang Tiga Penghargaan

Related Posts

PT Sepatu Bata Tbk (BATA)
Ekbis

Penjualan Merosot, Presiden Direktur Bata Ajukan Pengunduran Diri

2 October 2026
Halal Indo 2026 mencatat 28.707 pengunjung dan transaksi Rp8,4 miliar sekaligus memperkuat ekosistem industri halal Indonesia menuju pasar global.
Ekbis

Halal Indo 2026 Tarik 28.707 Pengunjung

1 October 2026
Superbank mendukung pengadaan 200 kendaraan listrik GrabCar Plus Electric melalui fasilitas pembiayaan untuk memperkuat ekosistem mobilitas berkelanjutan.
Ekbis

Superbank Dukung Ekspansi GrabCar Electric

1 October 2026
Prudential Syariah meraih tiga penghargaan dalam Prominent Awards 2026 untuk perlindungan kesehatan, transformasi asuransi, dan literasi syariah.
Ekbis

Prudential Syariah Borong Tiga Penghargaan

30 September 2026
Kementerian ESDM menegaskan harga Pertalite tidak naik hingga akhir 2026 dan membantah informasi kenaikan yang beredar di media sosial.
Ekbis

Pemerintah Tegaskan Pertalite Tak Naik 2026

25 September 2026
Industri Furnitur Terhubung dalam Satu Platform di Jakarta
Ekbis

Industri Furnitur Terhubung dalam Satu Platform di Jakarta

24 September 2026
Next Post
BTN Bawa Pulang Tiga Penghargaan

BTN Bawa Pulang Tiga Penghargaan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini