Saturday, July 11, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

BPS: Ekspor Nonmigas Indonesia ke China Alami Penurunan

metaposmedia by metaposmedia
16 July 2024
in Ekbis
Ekspor RI Amblas Empat Bulan Berturut-turut

Jakarta , Metapos.id – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan ekspor nonmigas ke seluruh kawasan tujuan utama menurun secara bulanan atau month to month (mtm) pada Juni 2024 dibandingkan pada Mei 2024. Penurunan ekspor termasuk ke China yang merupakan negara dengan pangsa ekspor terbesar.

Plt. Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan bahwa pada Juni 2024 ekspor nonmigas ke China tercatat sebesar 4,65 miliar dolar AS, turun dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 4,73 miliar dolar AS. Selanjutnya pangsa ekspor ke China tercatat 23,71 persen dari total ekspor nonmigas Juni 2024.

BACA JUGA

KPEI Paparkan Arah Strategis 2026–2030, Perkuat Peran di Pasar Keuangan

Bank Mandiri Taspen Buka Suara soal Aksi Nasabah di Purwokerto

“Tiga besar negara tujuan ekspor adalah China, Amerika Serikat, dan India,” ucap Amalia dalam konferensi pers di kantornya, Senin, 15 Juli.

Selanjutnya, ekspor non migas ke Amerika Serikat tercatat sebesar 1,97 miliar dolar AS, turun dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang sebesar 2,18 miliar dolar AS dengan pangsa ekspor sebesar 10,2 persen.

Kemudian, ekspor non migas ke India tercatat sebesar 1,84 miliar dolar AS, turun dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang sebesar 1,95 miliar dolar AS dengan pangsa ekspor sebesar 9,40 persen.

“Nilai ekspor ke tiga negara ini memberikan share 43,13 persen dari total ekspor nonmigas Indonesia pada Juni 2024,” ujarnya.

Sementara, ekspor non migas ke wilayah ASEAN sebesar 3,62 miliar dolar AS, turun dibandingkan dari bulan sebelumnya yang sebesar 3,79 miliar dolar AS dengan pangsa ekspor sebesar 18,47 persen.

Selanjutnya ekspor non migas ke Uni Eropa pada Juni 2024 tercatat sebesar 1,21 miliar dolar AS turun dibandingkan dari bulan sebelumnya yang sebesar 1,61 miliar dolar AS dengan pangsa ekspor ke wilayah ini tercatat sebesar 6,18 persen.

Sebagai tambahan, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor Juni 2024 sebesar 20,84 miliar dolar AS atau turun 6,65 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya 22,33 miliar dolar AS.

Amalia menyampaikan penurunan kinerja ekspor tersebut didorong oleh ekspor minyak gas (migas) dan non migas. Adapun, kinerja nilai ekspor migas pada Juni 2024 tercatat 1,23 miliar dolar AS atau turun 13,24 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 1,42 miliar dolar AS pada Mei 2024.

Selain itu, nilai non migas juga turun menjadi 19,61 miliar dolar AS atau turun 6,20 persen dibandingkan dengan bulan sebelumya yang mencapai 20,91 miliar dolar AS.

“Penurunan nilai ekspor pada Juni 2024 secara bulanan terutama didorong oleh penurunan ekspor non migas yaitu pada komoditas bijih logam, kerak dan abu yang masuk dalam kelompok HS 26 ini turun sebesar 98,32 persen dimana andil terhadap ekspor non migas sebesar 4,57 persen,” Jelasnya.

Kemudian, ekspor logam mulia dan perhiasan permata dengan kode HS 71 turun 45,76 persen dengan andil terhadap ekspor sebesar 1,97 persen. Selanjutnya, ekspor nikel dan barang daripadanya (HS 75) turun 25,20 persen di mana andil terhadap ekspor nonmigas sebesar 0,96 persen.

Sementara penurunan ekspor migas terutama didorong oleh penurunan ekspor minyak tanah dengan andil 0,94 persen.

Sementara, nilai ekspor Juni 2024 ini tercatat naik 1,17 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 20,60 miliar dolar AS.

Amalia menyampaikan peningkatan ini karena didorong peningkatan ekspor non migas terutama dari barang besi dan baja HS 73, nikel dan barang daripadanya HS 75, dan Tembaga dan barang daripadanya dari HS74.

Tags: BpsEksporMetapos.idNonmigas
Previous Post

Sandi Uno: Dana Abadi Pariwisata Bisa Dilaksanakan jika Sudah Ada Payung Hukum

Next Post

Menggandeng Fadly Faisal, IsWhite Bagi-Bagi 1000 Body Sunscreen Di Cfd Demi Ingatkan Pentingnya Proteksi Kulit Tubuh Dari Sinar Matahari

Related Posts

KPEI Paparkan Arah Strategis 2026–2030, Perkuat Peran di Pasar Keuangan
Ekbis

KPEI Paparkan Arah Strategis 2026–2030, Perkuat Peran di Pasar Keuangan

10 July 2026
Bank Mandiri Taspen Buka Suara soal Aksi Nasabah di Purwokerto
Ekbis

Bank Mandiri Taspen Buka Suara soal Aksi Nasabah di Purwokerto

9 July 2026
Nasib Anggaran MBG 2027 Belum Final, Menkeu Sebut Masih dalam Pembahasan
Ekbis

Nasib Anggaran MBG 2027 Belum Final, Menkeu Sebut Masih dalam Pembahasan

8 July 2026
Sentimen Global Dongkrak Perdagangan Olein dan Timah di JFX
Ekbis

Sentimen Global Dongkrak Perdagangan Olein dan Timah di JFX

8 July 2026
PEFINDO Optimistis Pasar Surat Utang Korporasi Tetap Tumbuh pada 2026
Ekbis

PEFINDO Optimistis Pasar Surat Utang Korporasi Tetap Tumbuh pada 2026

8 July 2026
Semester I-2026, Defisit APBN Sentuh Rp196,5 Triliun, Begini Penjelasan Menkeu
Ekbis

Semester I-2026, Defisit APBN Sentuh Rp196,5 Triliun, Begini Penjelasan Menkeu

7 July 2026
Next Post
Menggandeng Fadly Faisal, IsWhite Bagi-Bagi 1000 Body Sunscreen Di Cfd Demi Ingatkan Pentingnya Proteksi Kulit Tubuh Dari Sinar Matahari

Menggandeng Fadly Faisal, IsWhite Bagi-Bagi 1000 Body Sunscreen Di Cfd Demi Ingatkan Pentingnya Proteksi Kulit Tubuh Dari Sinar Matahari

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini