Sunday, October 11, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Bahlil: Indonesia Tidak Butuh Investor Asing untuk Proyek DME

Afizahri by Afizahri
4 March 2025
in Ekbis
Bahlil: RI Terancam Kehilangan Rp1.650 Triliun jika Presiden Selanjutnya Tak Lanjutkan Hilirisasi

Jakarta, Metapos.id – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan pemerintah tidak memerlukan investor asing untuk proyek hilirisasi batu bara menjadi Dimethyl Ether (DME).

Dikatakan Bahlil, sebelumnya Indonesia telah melangsungkan kerja sama proyek DME dengan perusahaan asal Amerika Serikat, Air Product yang kemudian hengkang.

BACA JUGA

BEI dan KSEI Perluas Transparansi Kepemilikan Saham

GAPKI Gelar IPOC 2026, Perkuat Peran Sawit bagi Ketahanan Pangan, Energi, dan Ekonomi di Tengah Gejolak Global

Selanjutnya kerja sama dilanjutkan dengan perusahaan asal China namun kemudian belum terealisasi hingga saat ini.

“Seakrang kita engga butuh investor. Negara sudah lewat kebijakan presiden dengan memanfaatkan resource dalam negeri. Yang kita butuhkan mereka adalah teknologinya,” ujar Bahlil yang dikutip Selasa, 4 Maret.

Nantinya, belanja modal atau Capital Expenditure (Capex) akan bersumber dari pemerintah salah satunya Danantara dan menggandeng pihak swasta nasional.

“Jadi saya pikir tidak ada lagi ketergantungan pada pihak lain. Salah satunya dari Danantara,” sambung dia.

Adapun proyek hilirisasi emas hitam ini akan berlokasi di Sumatera Selatan, Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan.

“Ada 3 atau 4 proyek DME yang akan kita dorong secara paralel,” tandas Bahlil.

Tags: BahlilInvestor asingMetapos.idProyek DME
Previous Post

Dialog Bersama Pelaku Pasar Modal: Optimis Hadapi Pasar

Next Post

Pemerintah Pastikan Stok Daging Ayam dan Telur Aman sampai Lebaran 2025

Related Posts

BEI dan KSEI Perluas Transparansi Kepemilikan Saham
Ekbis

BEI dan KSEI Perluas Transparansi Kepemilikan Saham

9 October 2026
GAPKI Gelar IPOC 2026, Perkuat Peran Sawit bagi Ketahanan Pangan, Energi, dan Ekonomi di Tengah Gejolak Global
Ekbis

GAPKI Gelar IPOC 2026, Perkuat Peran Sawit bagi Ketahanan Pangan, Energi, dan Ekonomi di Tengah Gejolak Global

9 October 2026
Penjualan kendaraan BBM di Australia turun 36,2 persen pada September 2026, sementara mobil listrik dan plug-in hybrid mencatat pertumbuhan pesat.
Ekbis

Mobil Listrik Makin Laris, Kendaraan BBM Australia Turun

9 October 2026
OJK Ungkap Dugaan Pidana Perbankan di Mandiri Taspen Purwokerto
Ekbis

OJK Ungkap Dugaan Pidana Perbankan di Mandiri Taspen Purwokerto

8 October 2026
Sejumlah miliarder dunia ternyata tidak menyelesaikan pendidikan tinggi, tetapi berhasil membangun bisnis dengan kekayaan hingga ribuan triliun rupiah.
Ekbis

Putus Kuliah, 10 Miliarder Ini Tajir Melintir

8 October 2026
PT Sepatu Bata Tbk (BATA)
Ekbis

Penjualan Merosot, Presiden Direktur Bata Ajukan Pengunduran Diri

2 October 2026
Next Post
Pemerintah Pastikan Stok Daging Ayam dan Telur Aman sampai Lebaran 2025

Pemerintah Pastikan Stok Daging Ayam dan Telur Aman sampai Lebaran 2025

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini