Monday, November 2, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Bahlil: Indonesia Tidak Butuh Investor Asing untuk Proyek DME

Afizahri by Afizahri
4 March 2025
in Ekbis
Bahlil: RI Terancam Kehilangan Rp1.650 Triliun jika Presiden Selanjutnya Tak Lanjutkan Hilirisasi

Jakarta, Metapos.id – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan pemerintah tidak memerlukan investor asing untuk proyek hilirisasi batu bara menjadi Dimethyl Ether (DME).

Dikatakan Bahlil, sebelumnya Indonesia telah melangsungkan kerja sama proyek DME dengan perusahaan asal Amerika Serikat, Air Product yang kemudian hengkang.

BACA JUGA

Bukan Sekadar Spin-Off, Sunlife Syariah Resmi Diluncurkan untuk Hadirkan Perlindungan yang Amanah bagi Masyarakat Indonesia

BEI Percepat Reformasi Pasar Modal, Perkuat Transparansi demi Pertahankan Status Emerging Market

Selanjutnya kerja sama dilanjutkan dengan perusahaan asal China namun kemudian belum terealisasi hingga saat ini.

“Seakrang kita engga butuh investor. Negara sudah lewat kebijakan presiden dengan memanfaatkan resource dalam negeri. Yang kita butuhkan mereka adalah teknologinya,” ujar Bahlil yang dikutip Selasa, 4 Maret.

Nantinya, belanja modal atau Capital Expenditure (Capex) akan bersumber dari pemerintah salah satunya Danantara dan menggandeng pihak swasta nasional.

“Jadi saya pikir tidak ada lagi ketergantungan pada pihak lain. Salah satunya dari Danantara,” sambung dia.

Adapun proyek hilirisasi emas hitam ini akan berlokasi di Sumatera Selatan, Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan.

“Ada 3 atau 4 proyek DME yang akan kita dorong secara paralel,” tandas Bahlil.

Tags: BahlilInvestor asingMetapos.idProyek DME
Previous Post

Dialog Bersama Pelaku Pasar Modal: Optimis Hadapi Pasar

Next Post

Pemerintah Pastikan Stok Daging Ayam dan Telur Aman sampai Lebaran 2025

Related Posts

Bukan Sekadar Spin-Off, Sunlife Syariah Resmi Diluncurkan untuk Hadirkan Perlindungan yang Amanah bagi Masyarakat Indonesia
Ekbis

Bukan Sekadar Spin-Off, Sunlife Syariah Resmi Diluncurkan untuk Hadirkan Perlindungan yang Amanah bagi Masyarakat Indonesia

1 November 2026
Media Gathering Pasar Modal 2026
Ekbis

BEI Percepat Reformasi Pasar Modal, Perkuat Transparansi demi Pertahankan Status Emerging Market

31 October 2026
BEI Luncurkan IDX Commodity 20 sebagai Acuan Investasi Saham Komoditas
Ekbis

BEI Luncurkan IDX Commodity 20 sebagai Acuan Investasi Saham Komoditas

30 October 2026
Cristiano Ronaldo Kini Koleksi 985 Gol Sepanjang Karier
Ekbis

Konser Andrea Bocelli Dinilai Bisa Dongkrak Pariwisata Indonesia

30 October 2026
CIO Danantara Punya Kepemilikan Saham di Supra Sekuritas yang Disanksi
Ekbis

CIO Danantara Punya Kepemilikan Saham di Supra Sekuritas yang Disanksi

29 October 2026
Produksi Petrokimia Gresik Tembus 6,59 Juta Ton hingga September 2026
Ekbis

Produksi Petrokimia Gresik Tembus 6,59 Juta Ton hingga September 2026

29 October 2026
Next Post
Pemerintah Pastikan Stok Daging Ayam dan Telur Aman sampai Lebaran 2025

Pemerintah Pastikan Stok Daging Ayam dan Telur Aman sampai Lebaran 2025

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini