Sunday, November 8, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Bahlil: Indonesia Tidak Butuh Investor Asing untuk Proyek DME

Afizahri by Afizahri
4 March 2025
in Ekbis
Bahlil: RI Terancam Kehilangan Rp1.650 Triliun jika Presiden Selanjutnya Tak Lanjutkan Hilirisasi

Jakarta, Metapos.id – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan pemerintah tidak memerlukan investor asing untuk proyek hilirisasi batu bara menjadi Dimethyl Ether (DME).

Dikatakan Bahlil, sebelumnya Indonesia telah melangsungkan kerja sama proyek DME dengan perusahaan asal Amerika Serikat, Air Product yang kemudian hengkang.

BACA JUGA

Bidik Pasar Komuter, Guardian Buka Toko Grab-and-Go Pertama di JPM Dukuh Atas

BEI Gelar CMSE 2026, Dorong Literasi Investasi

Selanjutnya kerja sama dilanjutkan dengan perusahaan asal China namun kemudian belum terealisasi hingga saat ini.

“Seakrang kita engga butuh investor. Negara sudah lewat kebijakan presiden dengan memanfaatkan resource dalam negeri. Yang kita butuhkan mereka adalah teknologinya,” ujar Bahlil yang dikutip Selasa, 4 Maret.

Nantinya, belanja modal atau Capital Expenditure (Capex) akan bersumber dari pemerintah salah satunya Danantara dan menggandeng pihak swasta nasional.

“Jadi saya pikir tidak ada lagi ketergantungan pada pihak lain. Salah satunya dari Danantara,” sambung dia.

Adapun proyek hilirisasi emas hitam ini akan berlokasi di Sumatera Selatan, Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan.

“Ada 3 atau 4 proyek DME yang akan kita dorong secara paralel,” tandas Bahlil.

Tags: BahlilInvestor asingMetapos.idProyek DME
Previous Post

Dialog Bersama Pelaku Pasar Modal: Optimis Hadapi Pasar

Next Post

Pemerintah Pastikan Stok Daging Ayam dan Telur Aman sampai Lebaran 2025

Related Posts

Bidik Pasar Komuter, Guardian Buka Toko Grab-and-Go Pertama di JPM Dukuh Atas
Ekbis

Bidik Pasar Komuter, Guardian Buka Toko Grab-and-Go Pertama di JPM Dukuh Atas

6 November 2026
BEI Gelar CMSE 2026, Dorong Literasi Investasi
Ekbis

BEI Gelar CMSE 2026, Dorong Literasi Investasi

5 November 2026
Suntik Autoimun Rp45 Juta, Ardiansyah Terbantu Prudential Syariah
Ekbis

Suntik Autoimun Rp45 Juta, Ardiansyah Terbantu Prudential Syariah

5 November 2026
ASABRI Bekali Anggota Polri Polda Riau Hadapi Masa Purnabakti
Ekbis

ASABRI Bekali Anggota Polri Polda Riau Hadapi Masa Purnabakti

4 November 2026
KPEI Raih Dua Penghargaan TOP Human Capital Awards 2026
Ekbis

KPEI Raih Dua Penghargaan TOP Human Capital Awards 2026

3 November 2026
Airlangga Buka Suara soal Kemungkinan QRIS Dikenakan Pajak
Ekbis

Airlangga Buka Suara soal Kemungkinan QRIS Dikenakan Pajak

3 November 2026
Next Post
Pemerintah Pastikan Stok Daging Ayam dan Telur Aman sampai Lebaran 2025

Pemerintah Pastikan Stok Daging Ayam dan Telur Aman sampai Lebaran 2025

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini