Metapos.id, Jakarta — Peluang Manchester City dalam persaingan perebutan gelar Liga Inggris kian terbuka setelah Arsenal gagal meraih kemenangan dalam dua pertandingan terakhir. Situasi ini menjadi momentum positif bagi City yang terus menjaga jarak di papan atas klasemen.
Tim berjuluk The Gunners hanya mampu bermain imbang 1-1 saat menghadapi Brentford, lalu kembali kehilangan poin usai ditahan 2-2 oleh Wolverhampton Wanderers yang berada di dasar klasemen. Hasil tersebut membuat jarak poin dengan Manchester City semakin terbuka.
Saat ini, Man City menempati posisi kedua dengan selisih lima poin dari Arsenal, namun masih memiliki satu laga tunda. Jika mampu meraih kemenangan, City berpeluang memangkas jarak menjadi hanya dua poin, sehingga persaingan menuju tangga juara semakin ketat.
Meski peluang itu terbuka lebar, manajer Pep Guardiola menegaskan tidak ingin timnya larut dalam euforia persaingan gelar. Pelatih asal Catalunya tersebut menyatakan fokus utama timnya saat ini hanya tertuju pada pertandingan terdekat melawan Newcastle United.
“Saya tidak memikirkan klasemen, tidak membahas posisi kami, atau hal-hal semacam itu. Fokus saya hanya Newcastle, Newcastle, dan Newcastle,” kata Guardiola.
Ia juga menilai persaingan juara masih terlalu panjang untuk disimpulkan. “Masih ada 12 pertandingan lagi. Itu perjalanan yang sangat panjang. Jika ini terjadi di dua atau tiga laga terakhir, mungkin saya akan berbicara berbeda,” tambahnya.
Dengan sisa musim yang masih panjang, Guardiola memilih menjaga fokus dan stabilitas tim agar tetap konsisten, tanpa terpengaruh hasil yang diraih para pesaingnya, demi menjaga peluang juara hingga akhir musim.












