Saturday, September 26, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Presiden Jokowi Sebut Samudera Hindia Bakal Sumbang Seperlima PDB Dunia di 2025

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
7 September 2023
in Ekbis
Jokowi Restui Hutama Karya Dapat PMN Rp23,85 Triliun

Jakarta,Metapos.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut kawasan Samudera Hindia berpotensi menyumbang terhadap seperlima produk domestik bruto atau PDB di tahun 2025 mendatang.

Potensi sumbangan seperlima PDB dunia, kata Jokowi, didasari karena kasawan Samudera Hindia ini menghubungkan 33 negara. Apalagi, sambung Jokowi, kawasan ini dihuni oleh 2,9 miliar jiwa.

BACA JUGA

Pemerintah Tegaskan Pertalite Tak Naik 2026

Industri Furnitur Terhubung dalam Satu Platform di Jakarta

“Kita lihat potensi besar Samudera Hindia yang menghubungkan 33 negara dengan 2,9 miliar jiwa dan seperlima PDB dunia di 2025,” ujarnya saat sambutan dalam KTT ke-20 ASEAN-India di JCC, Senayan, Jakarta, Kamis, 7 September.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengatakan kemajuan kawasan Samudera Hindia ini hanya bisa dicapai lewat kerja sama para pemangku kepentingan.

Menurut Jokowi, kerja sama ASEAN dan India selama ini memang telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Namun, tetap masih harus dioptimalkan.

“Potensi kerja sama tersebut bisa kita dorong menuju ekonomi biru, ketahanan pangan, konektivitas maritim, dan sumber daya energi laut yang berkelanjutan,” jelasnya.

Selain itu, Jokowi mengatakan kejahatan maritim juga harus ditanggulangi bersama. Kejahatan yang dimaksud seperti perompakan, penyelundupan manusia, narkoba, dan juga Illegal Unregulated Unreported Fishing (IUUF).

“Kita harus mampu menjadikan lautan a sea of cooperation bukan a sea of confrotation yang harus terus dijaga stabilitasnya, yang harus terus dijaga kedamaiannya dengan menghormati hukum internasional, mendorong habit of cooperation dan membangun arstitektur kawasan yang inklusif,” katanya.

Tags: JokowiMetapos.idSamudra Hindia
Previous Post

Cadangan Devisa Susut 600 Juta Dolar AS

Next Post

Luhut: Ekonomi Indonesia Bakal Lampaui Rusia di 2025

Related Posts

Kementerian ESDM menegaskan harga Pertalite tidak naik hingga akhir 2026 dan membantah informasi kenaikan yang beredar di media sosial.
Ekbis

Pemerintah Tegaskan Pertalite Tak Naik 2026

25 September 2026
Industri Furnitur Terhubung dalam Satu Platform di Jakarta
Ekbis

Industri Furnitur Terhubung dalam Satu Platform di Jakarta

24 September 2026
Petrokimia Gresik Bawa Inovasi Hijau ke Forum PBB
Ekbis

Petrokimia Gresik Bawa Inovasi Hijau ke Forum PBB

24 September 2026
Ekbis

Pemerintah Siapkan Pembangkit Listrik Berkapasitas 100 GW

23 September 2026
Tokopedia dan TikTok Shop menjadi platform digital pertama yang menampilkan produk lokal kurasi Kemendag melalui kolaborasi #BeliLokal.
Ekbis

Tokopedia dan TikTok Shop Tampilkan Produk BuSan

22 September 2026
Capital Market Run 2026 Usung Tema Plant Your Investment
Ekbis

Capital Market Run 2026 Usung Tema Plant Your Investment

22 September 2026
Next Post
Luhut: Ekonomi Indonesia Bakal Lampaui Rusia di 2025

Luhut: Ekonomi Indonesia Bakal Lampaui Rusia di 2025

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini