Thursday, October 1, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Laporan Keuangan Teladan Prima Agro (TLDN) 2021 Mencatat Kenaikan Laba Sebesar 129% Menjadi Rp 531,2 Miliar

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
21 April 2022
in Ekbis
Laporan Keuangan Teladan Prima Agro (TLDN) 2021 Mencatat Kenaikan Laba Sebesar 129% Menjadi Rp 531,2 Miliar

Metapos.id, Jakarta– Setelah resmi tercatat sebagai perusahan terbuka di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 12 April 2022, PT Teladan Prima Agro Tbk (TLDN) merilis laporan keuangan audit untuk periode yang berakhir tanggal 31 Desember 2021.

Perseroan membukukan kenaikan laba bersih sebesar 129% menjadi Rp 531,2 miliar,
dengan capaian EBITDA yang meningkat sebesar 43% menjadi Rp 1,3 triliun dibandingkan tahun sebelumnya.

BACA JUGA

Prudential Syariah Borong Tiga Penghargaan

Pemerintah Tegaskan Pertalite Tak Naik 2026

Selain terjadinya peningkatan harga komoditas crude palm oil (CPO), selama tahun 2021 Perseroan mampu menjaga biaya produksi melalui berbagai inisiatif yang berfokus kepada efisiensi biaya serta mendukung kelancaran produksi. Meningkatnya kinerja keuangan tidak terlepas dari produktivitas tanaman Perseroan yang berada pada usia produktif, yakni rata-rata di umur 12 tahun.

“Teladan Prima Agro secara konsisten mampu menjaga kinerja keuangan Perseroan, yang tercermin dalam capaian laba operasi dan laba bersih yang meningkat dibandingkan tahun 2020. Capaian ini merupakan buah dari
keberhasilan kami dalam menjaga dan memastikan kinerja serta produktivitas
yang prima, terutama selama masa pandemi Covid-19. Walau kami mengalami berbagai tantangan terutama terkait aktivitas panen dan perawatan, serta efek water deficit di tahun 2019 yang terlihat di tahun 2020 dan 2021, namun tim manajemen TLDN yang berbekal pengalaman lebih dari 18 tahun di industri kelapa
sawit mampu meresponnya secara tepat,” demikian ujar Wishnu Wardhana, Direktur Utama PT Teladan Prima Agro Tbk.

Per 31 Desember 2021, total aset TLDN tercatat sebesar Rp 4,6 triliun, dimana total kewajibannya turun 15,5% menjadi Rp 3,2 triliun dari tahun sebelumnya, dengan porsi penurunan terbesar ialah pada kewajiban jangka panjang kepada bank.

Penurunan ini berdampak kepada turunnya beban keuangan dan sejalan dengan program Perseroan untuk membangun fleksibilitas pada neraca keuangan. Total ekuitas TLDN per 31 Desember 2021 sebesar Rp 1,4 triliun, dengan peningkatan berasal dari laba bersih yang dibukukan oleh Perseroan.

Harga jual rata-rata CPO dan Palm Kernel (PK) yang meningkat tentunya memberi pengaruh positif bagi Perseroan. Harga jual CPO meningkat hingga 27,2% dan harga jual PK mengalami peningkatan yang lebih signifikan hingga 72,9%
dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan harga komoditas yang signifikan pada tahun 2021 berpengaruh langsung kepada performa pendapatan Perseroan dimana pendapatan dari penjualan CPO dan PK tercatat masing-masing sebesar Rp 2,7 triliun dan Rp 250 miliar atau meningkat 6,6% dan 30,8% dibandingkan tahun
sebelumnya.

“Perseroan optimis akan terus berkembang di tahun 2022 karena umur tanaman mayoritas berada pada umur produktif sehingga mampu memberikan pertumbuhan produksi yang signifikan. Selain iklim yang kondusif selama tahun 2020 hingga 2021, praktik agronomi terbaik dan pemupukan yang optimal diharapkan menjadi faktor utama pendorong pertumbuhan produksi pada tahun 2022,” ujar Wishnu Wardhana.

Kinerja optimal Perseroan yang tercermin dari laporan keuangan audit per 31 Desember 2021 merupakan komitmen TLDN untuk terus memberikan informasi yang terbuka.

Tags: Bursa Efek IndonesiaMetapos.idTLDN
Previous Post

BSI Bersama Yayasan BSMU Resmi Launching Beasiswa Inkubator Bisnis ISDP 2022

Next Post

Pertemuan Kedua Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral Negara G20 Telah Selesai

Related Posts

Prudential Syariah meraih tiga penghargaan dalam Prominent Awards 2026 untuk perlindungan kesehatan, transformasi asuransi, dan literasi syariah.
Ekbis

Prudential Syariah Borong Tiga Penghargaan

30 September 2026
Kementerian ESDM menegaskan harga Pertalite tidak naik hingga akhir 2026 dan membantah informasi kenaikan yang beredar di media sosial.
Ekbis

Pemerintah Tegaskan Pertalite Tak Naik 2026

25 September 2026
Industri Furnitur Terhubung dalam Satu Platform di Jakarta
Ekbis

Industri Furnitur Terhubung dalam Satu Platform di Jakarta

24 September 2026
Petrokimia Gresik Bawa Inovasi Hijau ke Forum PBB
Ekbis

Petrokimia Gresik Bawa Inovasi Hijau ke Forum PBB

24 September 2026
Ekbis

Pemerintah Siapkan Pembangkit Listrik Berkapasitas 100 GW

23 September 2026
Tokopedia dan TikTok Shop menjadi platform digital pertama yang menampilkan produk lokal kurasi Kemendag melalui kolaborasi #BeliLokal.
Ekbis

Tokopedia dan TikTok Shop Tampilkan Produk BuSan

22 September 2026
Next Post
Pertemuan Kedua Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral Negara G20 Telah Selesai

Pertemuan Kedua Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral Negara G20 Telah Selesai

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini