Metapos.id, Jakarta — Pebalap Indonesia, Veda Ega Pratama, berhasil mencatatkan hasil positif dalam seri Moto3 Qatar 2026 yang berlangsung di Sirkuit Lusail, Minggu (8/11/2026). Ia sukses mengamankan posisi keempat setelah melewati pertarungan sengit, meski harus mengawali balapan dari urutan ke-14.
David Almansa keluar sebagai pemenang dalam perlombaan tersebut. Adapun Veda, yang membela Honda Team Asia, memperlihatkan konsistensi dan semangat juang sepanjang 16 lap balapan.
Hukuman turun enam posisi menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi Veda sebelum balapan dimulai. Penalti tersebut diberikan karena ia dianggap tidak mematuhi instruksi bendera kuning dengan tetap mempertahankan kecepatannya.
Kondisi itu membuat Veda harus bekerja ekstra untuk memperbaiki posisi. Meski demikian, ia mampu langsung melakukan manuver positif sejak awal lomba dengan naik dari posisi ke-14 menuju urutan ke-11 setelah tikungan pertama.
Pergerakan Veda semakin terlihat pada lap kedua. Ia berhasil merangsek ke posisi kedelapan di tengah persaingan antarpembalap yang mulai terbagi dalam beberapa kelompok.
Memasuki lap ketiga, Veda kembali mendapatkan tambahan posisi dan menempati urutan ketujuh. Peluang tersebut terbuka setelah David Munoz harus menjalani hukuman long lap.
Veda kemudian terlibat pertarungan ketat dengan sejumlah pebalap, termasuk Joel Kelso dan Rico Salmela. Pergantian posisi berlangsung berulang kali karena masing-masing berusaha mengamankan tempat terbaik.
Pada lap ketujuh, Veda berhasil memperlihatkan kemajuan dengan menembus posisi kelima. Meski begitu, ia masih memiliki pekerjaan berat untuk mengejar Alvaro Carpe yang berada di depannya dengan selisih waktu sekitar 2,4 detik.
Memasuki lap kesepuluh, jarak Veda dan Kelso terhadap Carpe semakin dekat. Situasi tersebut membuka kesempatan bagi Veda untuk bersaing memperebutkan posisi empat besar.
Upaya tersebut membuahkan hasil pada lap ke-12. Veda sukses melewati Carpe dan memperbaiki posisinya. Kesempatan untuk naik ke urutan keempat kemudian terbuka setelah Kelso melebar.
Namun, persaingan belum memberikan ruang bagi Veda untuk bernapas lega. Ia kembali kehilangan posisi setelah Carpe dan Kelso melakukan manuver untuk mengambil alih tempatnya.
Memasuki tiga lap terakhir, Veda harus menjaga posisinya dari tekanan para rival. Bahkan, menjelang tikungan terakhir, Hakim Danish berhasil mendahuluinya sehingga Veda sempat turun ke peringkat ketujuh.
Perubahan posisi kembali terjadi pada sektor penutup. Veda mampu memanfaatkan kesempatan untuk melewati Carpe dan Kelso sekaligus mengamankan posisi keempat saat menyentuh garis finis.
Keberhasilan tersebut menjadi hasil penting bagi Veda dalam seri Qatar. Meski harus memulai balapan dari urutan ke-14 akibat penalti, pebalap muda Indonesia itu mampu menunjukkan daya saing hingga berhasil menembus empat besar.






