Metapos.id, Jakarta – Calon jemaah haji asal Singapura berpeluang mendapatkan biaya perjalanan yang lebih murah pada penyelenggaraan haji 2027. Harga paket yang ditawarkan mengalami penurunan hingga hampir 30 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Selain itu, tersedia lebih banyak pilihan perjalanan, termasuk paket dengan durasi hanya 18 hari.
Majelis Ugama Islam Singapura (MUIS) mengumumkan kebijakan tersebut pada Kamis (5/11/2026). Untuk pelaksanaan ibadah haji 1448 Hijriah, MUIS telah menunjuk 10 agen perjalanan resmi dengan total 37 paket yang memperoleh persetujuan.
Jumlah penyedia layanan dan pilihan paket tersebut bertambah dibandingkan tahun 2026. Pada penyelenggaraan sebelumnya, hanya terdapat sembilan agen perjalanan yang menawarkan 25 paket haji.
Mengacu pada daftar harga MUIS, biaya perjalanan haji 2027 berkisar antara S$13.864 hingga S$21.199 atau sekitar Rp196,5 juta sampai Rp300,4 juta. Besaran tarif ditentukan berdasarkan lama perjalanan dan kapasitas kamar hotel, mulai dari dua hingga empat orang.
Sementara itu, pada 2026, harga paket haji berada di rentang S$14.190 hingga S$29.895. Perbandingan tersebut menunjukkan bahwa tarif tertinggi untuk tahun depan berkurang hampir 30 persen.
Penurunan juga terlihat pada rata-rata harga berdasarkan kapasitas kamar. Paket dengan empat orang dalam satu kamar memiliki rata-rata biaya S$16.734, sedangkan kamar berkapasitas tiga orang mencapai S$17.231.
Untuk paket dengan dua orang dalam satu kamar, rata-rata tarifnya sebesar S$18.094. Jumlah tersebut lebih rendah dibandingkan rata-rata harga serupa pada 2026 yang mencapai S$19.154.
Paket Haji Berdurasi 18 Hari Mulai Ditawarkan
Selain melakukan penyesuaian harga, MUIS menghadirkan alternatif perjalanan dengan durasi lebih singkat. Paket selama 18 hari menjadi pilihan terbaru sekaligus yang paling pendek dibandingkan paket lainnya yang berdurasi 23, 25, dan 28 hari.
Kehadiran paket tersebut ditujukan bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu karena pekerjaan, urusan rumah tangga, maupun tanggung jawab lainnya.
Dalam keterangannya, MUIS menyampaikan, “Ini menawarkan fleksibilitas lebih besar bagi jemaah untuk memenuhi kewajiban agama mereka sambil menyeimbangkan tanggung jawab dan kondisi pribadi, sehingga ibadah haji dapat diakses oleh segmen masyarakat yang lebih luas.”
Dengan pilihan waktu perjalanan yang lebih bervariasi, masyarakat dapat menentukan paket sesuai kebutuhan dan kondisi masing-masing. Durasi yang lebih pendek juga memungkinkan jemaah menjalankan ibadah tanpa harus meninggalkan aktivitas sehari-hari terlalu lama.
Tiket Pesawat dan Asuransi Medis Dibayar Terpisah
Kendati harga paket mengalami penyesuaian, calon jemaah tetap perlu memperhitungkan sejumlah pengeluaran tambahan. MUIS menyebutkan bahwa tiket penerbangan langsung menggunakan Saudia Airlines serta perlindungan Emergency Medical Assistance (EMA) belum termasuk dalam biaya paket.
Perlindungan EMA tersebut dikoordinasikan oleh Association of Muslim Travel Agents Singapore (AMTAS). Untuk tiket pesawat kelas ekonomi, calon jemaah diperkirakan membutuhkan dana sekitar S$3.300 di luar pajak.
Sementara itu, biaya perlindungan EMA ditetapkan sebesar S$295.
Adapun sejumlah fasilitas telah masuk dalam harga paket, seperti penginapan, layanan Mashaer, dan fasilitas medis selama berada di Tanah Suci yang disediakan Singapore Pilgrims’ Affairs Office (SPAO).
Layanan Mashaer mencakup berbagai kebutuhan jemaah selama puncak pelaksanaan ibadah di Arafah dan Mina. Fasilitas tersebut meliputi penyediaan tenda, transportasi, makanan, pengaturan kepadatan jemaah, hingga dukungan keselamatan.
Untuk mendukung kelancaran perjalanan sekaligus mengendalikan biaya, MUIS dan AMTAS juga menyepakati penggunaan hotel-hotel tertentu secara bersama. Kebijakan ini berlaku bagi seluruh jemaah tanpa membedakan jenis paket yang dipilih.






