Metapos.id, Jakarta – Pembalap Red Bull KTM Tech3, Maverick Vinales, masih berjuang memulihkan cedera bahu saat mengikuti rangkaian MotoGP Malaysia 2026 di Sirkuit Sepang. Meski kondisinya belum sepenuhnya pulih, pembalap asal Spanyol tersebut menunjukkan perkembangan positif dengan menembus 10 besar pada sesi latihan Jumat (30/10/2026).
Hasil tersebut membuat Vinales memperoleh tiket langsung ke kualifikasi kedua (Q2). Ia mencatatkan waktu terbaik 1 menit 57,547 detik dan menempati posisi kedelapan dalam sesi Practice.
Pencapaian ini menjadi perkembangan penting bagi Vinales setelah mengalami kesulitan akibat cedera bahu yang dialaminya sejak kecelakaan di MotoGP Jerman 2025. Cedera tersebut sempat membuatnya absen dalam sejumlah seri dan menghambat performanya ketika kembali berlaga.
Meski mulai menemukan kecepatan, Vinales mengaku masih merasakan nyeri ketika mengendarai motornya, terutama saat berakselerasi. Karena itu, ia mempertimbangkan untuk mengurangi intensitas pada balapan Sprint demi menjaga kondisi fisik menghadapi balapan utama pada Minggu (1/11/2026).
“Saya akan mencoba bertahan sepanjang akhir pekan, tetapi jika di balapan Sprint saya melihat bahu saya mulai lebih sakit, maka saya akan menghemat tenaga untuk balapan utama,” ujar Vinales, dikutip dari Crash, Sabtu (31/10/2026).
Vinales mengatakan kondisinya kini jauh lebih baik dibandingkan saat tampil di Phillip Island, Australia. Perawatan yang dijalaninya setelah seri tersebut turut membantu mengurangi rasa sakit dan mengembalikan sebagian kekuatan fisiknya.
Ia juga mengungkapkan bahwa berkurangnya rasa nyeri membuatnya lebih leluasa mengendalikan motor. Meski demikian, pembalap berusia 31 tahun itu belum dapat memaksimalkan kemampuan seperti sebelum mengalami cedera.
Vinales berharap kondisi bahunya terus membaik agar dapat tampil lebih kompetitif dalam dua seri terakhir musim ini, yakni di Portimao dan Valencia. Target utamanya adalah menyelesaikan musim dengan kondisi fisik yang lebih stabil sehingga dapat kembali berlatih dan mempersiapkan diri secara optimal.







