Metapos.id, Jakarta – Penyerang sayap muda Chelsea, Estevao Willian, dikabarkan mulai merasa tidak betah akibat minimnya menit bermain di bawah asuhan manajer Xabi Alonso.
Pemain asal Brasil yang sempat tampil gemilang dan diproyeksikan menjadi tumpuan masa depan The Blues pada musim lalu itu kini kesulitan menembus tim utama.
Dilansir TEAMtalk pada Minggu (25/10/2026), situasi tersebut memicu ketidaknyamanan bagi Estevao yang kini berusia 19 tahun. Ia bahkan dikabarkan mempertimbangkan untuk segera mengadakan pembicaraan serius dengan jajaran manajemen klub.
Kekecewaan itu mencuat setelah Xabi Alonso lebih memilih memainkan Geovany Quenda sebagai starter saat Chelsea menghadapi Tottenham Hotspur. Dalam pertandingan tersebut, Chelsea harus menelan kekalahan, sementara Estevao tidak menjadi pilihan utama.
Padahal, Estevao dinilai memiliki potensi besar dan kualitas yang layak mendapat kesempatan lebih banyak di tim utama. Minimnya waktu bermain pun memunculkan pertanyaan mengenai perannya dalam rencana jangka panjang Chelsea.
Situasi ini menjadi ujian bagi Xabi Alonso dalam mengelola skuad dan mengoptimalkan potensi para pemain muda. Keputusan terkait kesempatan bermain Estevao berpotensi menjadi salah satu persoalan yang harus segera ditangani sang manajer.
Tekanan terhadap Alonso juga tidak terlepas dari performa Chelsea yang belum konsisten sejak kedatangannya di London Barat. Hasil pertandingan yang belum memuaskan membuat posisi sang pelatih semakin menjadi sorotan.
Chelsea baru saja menelan kekalahan 0-2 dari Tottenham Hotspur di kandang sendiri. Hasil tersebut menambah catatan buruk tim sekaligus memperbesar tekanan terhadap Alonso untuk segera memperbaiki performa skuadnya.
Di tengah situasi tersebut, Chelsea masih tertahan di peringkat kelima klasemen sementara Premier League. Inkonsistensi permainan dan persoalan menit bermain pemain muda menjadi tantangan yang perlu ditangani Alonso agar tim dapat menjaga persaingan di papan atas.
Ke depan, keputusan Chelsea dalam menangani situasi Estevao akan menjadi perhatian. Jika ketidakpuasan sang pemain berlanjut, manajemen klub perlu mempertimbangkan langkah yang tepat untuk menjaga perkembangan pemain muda tersebut sekaligus mendukung kebutuhan tim.






