Metapos.id, Jakarta – Agnez Mo resmi memamerkan patung lilinnya di Madame Tussauds Hollywood, Amerika Serikat, pada Kamis (22/10/2026). Ia menjadi artis Indonesia pertama yang memiliki patung lilin di museum cabang Hollywood tersebut.
Melalui unggahan di media sosial, Agnez mengungkapkan bahwa patungnya dipajang di lantai tiga bersama sejumlah figur terkenal, termasuk Ariana Grande, Selena Gomez, dan Anne Hathaway.
“Hai, ini aku, Agnez Mo. Aku baru saja selesai konferensi pers yang luar biasa untuk peluncuran patung lilinku di Madame Tussauds Hollywood,” ujar Agnez dalam unggahan pada Kamis (22/10) dikutip dari berbagai sumber, Jumat (23/10/2026).
“Jadi sekarang kami ada di lantai tiga, tempat di mana kamu bisa menemukan Zoey, Timothy, Selena Gomez, Lil Nas, Ariana Grande, dan Anne Hathaway,” sambungnya.
“Dan tebak apa? Kamu juga bisa menemukan patungku di sini. Lantai tiga, Madame Tussauds Hollywood.”
Patung lilin Agnez ditampilkan dengan busana serba hitam, berupa atasan hoodie ketat dengan aksen puff di bagian pundak. Atasan tersebut memiliki detail berkilau dan potongan cut-out di bagian pinggang, dipadukan dengan celana wide-leg hitam.
Sebelum hadir di Hollywood, patung lilin Agnez lebih dulu dipamerkan di Madame Tussauds Singapore pada 5 Oktober 2022. Saat itu, patungnya mengenakan hoodie oversized dengan gradasi biru, putih, dan kuning karya desainer Amerika, Prabal Gurung.
Patung tersebut kemudian dipamerkan di Madame Tussauds Hong Kong pada Maret hingga September 2024. Kehadiran di Hollywood menambah daftar pencapaian Agnez di industri hiburan internasional.
Popularitas Agnez juga meningkat setelah ia terlibat dalam serial Reacher Season 4 sebagai pemeran antagonis utama. Pada 26 Agustus, ia menempati posisi kedua dalam daftar IMDb STARmeter, yang mengukur popularitas figur hiburan berdasarkan minat publik.
Selain itu, Agnez akan membintangi film panjang Hollywood pertamanya berjudul C.L.A.Y., bersama Nicolas Cage dan Michael Sheen. Film bergenre cyber thriller tersebut dijadwalkan mulai diproduksi pada November 2026 di London dan sepenuhnya menggunakan bahasa Inggris.







