Metapos.id, Jakarta – Komisi Nasional (Komnas) Haji mengapresiasi langkah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) yang menerbitkan Rencana Perjalanan Haji (RPH) 1448 Hijriah atau 2027 Masehi lebih awal. Kepastian jadwal ini dinilai memberi waktu lebih panjang bagi calon jemaah untuk mempersiapkan keberangkatan.
Ketua Komnas Haji, Mustolih Siradj, menyebut pengumuman jadwal sejak dini sebagai perkembangan positif. Pada tahun-tahun sebelumnya, rencana perjalanan haji biasanya baru diumumkan menjelang atau ketika bulan Ramadhan berlangsung.
“Biasanya tahun-tahun sebelumnya itu kan menjelang Ramadhan atau pas bulan suci Ramadhan gitu ya. Sehingga ini menjadikan persiapan bagi jemaah haji itu lebih jauh-jauh, lebih dini untuk mempersiapkan diri,” kata Mustolih, dikutip dari berbagai sumber, Rabu (21/10/2026).
Menurut Mustolih, kepastian jadwal sejak awal membuat persiapan penyelenggaraan haji dapat dilakukan dengan lebih matang. Persiapan tersebut meliputi kebutuhan jemaah, perekrutan petugas, hingga pelatihan personel yang akan terlibat dalam pelaksanaan ibadah haji.
” Dengan adanya penetapan rencana perjalanan ibadah haji yang sudah dikeluarkan oleh Kemenhaj maka segala persiapan-persiapan yang dibutuhkan tadi untuk jemaah dan juga rekrutmen petugas, pelatihan petugas, dan kemudian segala berbagai kebutuhan saya kira sudah bisa direncanakan jauh-jauh hari,” ujarnya.
Ia juga menilai penerbitan jadwal lebih awal dapat memudahkan pemerintah dalam menyusun kebutuhan penerbangan serta menuntaskan kontrak layanan dengan mitra penyelenggara di Arab Saudi.
“Termasuk misalnya penerbangan, termasuk misalnya kemudian penyelesaian kontrak-kontrak dengan pihak Saudi dengan syarikah-syarikah saya kira bisa dilakukan,” kata Mustolih.
Jadwal Keberangkatan Haji 2027
Rencana Perjalanan Haji 1448 H/2027 M ditetapkan melalui Keputusan Direktur Jenderal Pelayanan Haji Kemenhaj Nomor 26 Tahun 2026. Dalam jadwal tersebut, jemaah mulai masuk asrama haji pada 10 April 2027.
Keberangkatan kelompok terbang (kloter) gelombang pertama menuju Madinah berlangsung pada 11–25 April 2027. Sementara itu, gelombang kedua dengan tujuan Jeddah dijadwalkan berangkat pada 26 April hingga 10 Mei 2027.
Memasuki tahapan utama ibadah haji, jemaah dijadwalkan bergerak dari Mekkah menuju Arafah pada 14 Mei 2027. Wukuf berlangsung pada 15 Mei, kemudian Idul Adha jatuh pada 16 Mei dan hari Tasyrik pada 17–19 Mei 2027.
Adapun proses pemulangan jemaah gelombang pertama melalui Jeddah dijadwalkan pada 21 Mei hingga 4 Juni 2027. Pemulangan gelombang kedua melalui Madinah berlangsung pada 5–20 Juni 2027, dengan perkiraan masa tinggal jemaah di Arab Saudi selama 38–40 hari.







