Metapos.id, Jakarta – Sejumlah penumpang Qantas terdampak pembatalan penerbangan di Roma, Italia, setelah muncul keluhan gigitan kutu busuk di kabin pesawat. Maskapai asal Australia itu melakukan pembersihan menyeluruh setelah pesawat menyelesaikan penerbangan selama 17 jam dari Australia pada 9 Oktober 2026.
Juru bicara Qantas mengatakan keluhan berasal dari penumpang kelas ekonomi. Setelah pesawat mendarat di Roma, armada tersebut dikandangkan untuk menjalani pembersihan total guna menangani masalah yang ditemukan di sejumlah kursi.
Langkah tersebut menyebabkan penerbangan kembali dari Roma menuju Perth yang dijadwalkan pada 10 Oktober dibatalkan.
“Kami dengan setulus hati meminta maaf ke penumpang atas pembatalan perjalanan pada Sabtu untuk penerbangan Roma ke Perth karena tim teknis dan perawatan kami melakukan pembersihan menyeluruh pesawat setelah menemukan masalah di sejumlah kursi ekonomi,” kata dia, dikutip dari berbagai sumber, Minggu (18/10/2026).
Qantas menyebut penumpang yang terdampak mendapatkan akomodasi serta pemesanan ulang untuk penerbangan alternatif dalam waktu 48 jam. Maskapai juga melakukan penanganan terhadap pesawat sebelum kembali dioperasikan.
Kutu busuk merupakan serangga kecil tanpa sayap yang dapat berpindah melalui barang-barang seperti pakaian, koper, dan tempat tidur. Serangga ini mengisap darah manusia dan biasanya bersembunyi di celah-celah tempat tidur atau furnitur.
Gigitan kutu busuk dapat menimbulkan gatal, kemerahan, dan pembengkakan pada kulit. Meski mengganggu kenyamanan, kutu busuk umumnya tidak diketahui menularkan penyakit kepada manusia.
Insiden tersebut menjadi gangguan bagi perjalanan penumpang Qantas yang hendak melanjutkan penerbangan dari Roma ke Perth. Penanganan menyeluruh diperlukan sebelum pesawat dapat kembali digunakan untuk melayani penumpang.







