Metapos.id, Jakarta – Promotor konser BIGBANG di Singapura, AEG Presents Asia, menyiapkan pembagian masker bagi penonton menyusul memburuknya kualitas udara akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Indonesia. Langkah ini dilakukan menjelang konser yang dijadwalkan berlangsung pada akhir pekan di National Stadium, Singapura.
Dalam pengumuman pada Jumat (16/10/2026), promotor menyatakan kualitas udara di Singapura berada pada tingkat sangat tidak sehat berdasarkan Indeks Standar Pencemar (PSI) 24 jam. Penonton dapat meminta masker kepada staf yang bertugas di lokasi konser.
“Keselamatan dan kesejahteraan Anda adalah prioritas utama kami. PSI [Indeks Standar Pencemar] 24 jam berada pada kisaran Sangat Tidak Sehat,” tulis AEG Presents Asia dalam pengumuman resminya dikutip dari berbagai sumber, Jumat (16/10/2026).
Selain menyediakan masker, penyelenggara menambah titik pengisian air minum di area stadion dan menyiagakan pos pertolongan pertama. Penonton juga diminta memantau perkembangan kualitas udara sebelum berangkat ke lokasi acara.
“Jika Anda merasa tidak sehat, harap segera cari bantuan medis. Kami harap Anda mendapatkan pengalaman yang aman dan menyenangkan,” lanjut pernyataan tersebut.
Konser tur dunia BIGBANG bertajuk XX : COSMOS dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni Sabtu (17/10) dan Minggu (18/10/2026), mulai pukul 19.00 waktu setempat.
Kondisi udara Singapura memburuk setelah Badan Lingkungan Nasional Singapura (NEA) melaporkan peningkatan polutan PM2.5 di sejumlah wilayah. Indeks PSI 24 jam di wilayah barat Singapura bahkan sempat mencapai 209 beberapa hari sebelumnya.
Kabut asap tersebut dikaitkan dengan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan serta Sumatra bagian selatan. Asap terbawa angin tenggara hingga memengaruhi kualitas udara di Singapura.
Situasi ini membuat penyelenggara konser meningkatkan langkah antisipasi demi mengurangi risiko gangguan kesehatan bagi puluhan ribu penonton yang diperkirakan hadir.







