Metapos.id, Jakarta – Rambut rontok sering dianggap sebagai persoalan perawatan rambut. Namun, menurut dr. Ruly Rahadian, kondisi tersebut juga dapat berkaitan dengan kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Dalam kanal YouTube dr. Ruly Rahadian, ia menjelaskan bahwa rambut dapat menjadi salah satu gambaran mengenai kondisi tubuh. Kerontokan yang terus terjadi bisa berkaitan dengan faktor metabolik, hormonal, stres, hingga asupan nutrisi.
“Rambut itu sebenarnya cermin kesehatan tubuh,” ujar dr. Ruly dikutip dari kanal Youtube dr.Ruly Rahadian, Rabu (07/10/2026).
Salah satu faktor yang dibahas adalah stres berkepanjangan. Menurutnya, kondisi stres dapat memengaruhi siklus pertumbuhan rambut dan menyebabkan kerontokan yang baru terlihat beberapa waktu setelah seseorang mengalami tekanan.
Selain stres, pola makan juga menjadi perhatian. Kekurangan protein, zat besi, zinc, vitamin D, maupun nutrisi lain disebut dapat memengaruhi proses pertumbuhan rambut.
Dr. Ruly juga menyinggung pola diet yang terlalu ketat. Asupan makanan yang tidak mencukupi kebutuhan tubuh dapat membuat rambut ikut terdampak karena tubuh mengalami kekurangan nutrisi.
Faktor hormonal dan metabolik juga disebut dapat berperan. Pada kondisi tertentu, gangguan seperti masalah tiroid, resistensi insulin, hingga ketidakseimbangan hormon dapat berkaitan dengan masalah rambut.
Karena itu, perawatan dari luar belum tentu menjadi satu-satunya solusi. Menurut dr. Ruly, kondisi yang menjadi penyebab kerontokan juga perlu diperhatikan.
“Jadi rambut yang kuat itu tumbuhnya dari dalam bukan dari botol,” kata dr. Ruly.
Ia menyarankan agar orang yang mengalami kerontokan terus-menerus tidak hanya berfokus pada produk rambut. Kondisi tubuh, pola makan, stres, tidur, hingga faktor hormonal perlu diperhatikan dan dapat dikonsultasikan kepada dokter bila keluhan berlanjut






