Metapos.id, Jakarta — Waralaba Insidious kembali berlanjut lewat Insidious: Out of the Further (2026) setelah lima film sebelumnya, termasuk Insidious: The Red Door (2023).
Film terbaru ini masih membawa konsep dunia astral The Further, tetapi menghadirkan pendekatan berbeda dengan sutradara sekaligus penulis Jacob Chase. Hampir seluruh pemainnya juga merupakan wajah baru dalam semesta Insidious.
Perubahan tersebut membuat Out of the Further terasa seperti reboot halus. Chase mencoba memberikan nuansa segar melalui permainan kamera, termasuk penggunaan close-up dan extreme close-up, serta sejumlah adegan yang lebih intens dan gore.
Film ini juga tidak terlalu bergantung pada sosok demon ikonis seperti The Lipstick-Face Demon. Sebagai gantinya, teror dibangun melalui adegan yang lebih dekat dengan penyiksaan dan ketegangan fisik.
Namun, pendekatan visual tersebut terkadang justru mengganggu fokus cerita. Gagasan yang sebenarnya lebih kompleks, termasuk upaya menyentuh fenomena sosial, akhirnya tidak sepenuhnya berkembang karena terlalu banyak distraksi dari permainan kamera dan konsep baru tentang The Further.
Di tengah perubahan tersebut, Lin Shaye tetap menjadi salah satu penghubung dengan film-film sebelumnya. Pada usia 82 tahun, ia kembali memerankan karakter yang telah menjadi bagian penting dari perjalanan waralaba ini.
Sementara itu, Amelia Eve, Brandon Perea, dan Maisie Richardson-Sellers hadir sebagai wajah baru yang berpotensi membawa cerita ke arah berikutnya.
Secara keseluruhan, Insidious: Out of the Further memang menawarkan angin segar, tetapi perubahan formula tersebut belum sepenuhnya mampu mengembalikan kekuatan cerita seperti film-film awalnya.






