Wednesday, August 19, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Ini Waktu Terbaik Makan Siang agar Energi Tetap Terjaga hingga Sore

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
19 August 2026
in Lifestyle & Health
Ini Waktu Terbaik Makan Siang agar Energi Tetap Terjaga hingga Sore

Metapos.id, Jakarta – Waktu makan siang tidak hanya berkaitan dengan menghilangkan rasa lapar. Jam makan juga dapat memengaruhi energi, kadar gula darah, rasa kenyang, dan metabolisme tubuh.

Ahli gizi Trista Chan, RD, MHSc, mengatakan konsistensi waktu makan menjadi salah satu hal yang penting diperhatikan.

BACA JUGA

Mathilde Favier Tutup Usia, Dior Kehilangan Sosok Penting di Balik Citra Brand

Hayden Panettiere Meninggal, Wladimir Klitschko Sampaikan Pesan Haru untuk Putrinya

“Waktu tersebut umumnya berjarak empat hingga lima jam setelah sarapan sehingga dapat membantu mempertahankan energi hingga sore,” ujarnya, di kutip dari berbagai sumber, Rabu (19/8/2026).

Makan siang ideal sekitar pukul 12.00-14.00

Bagi orang dengan aktivitas harian yang normal, makan siang umumnya dianjurkan sekitar pukul 12.00 hingga 14.00. Waktu tersebut biasanya berjarak empat sampai lima jam setelah sarapan.

Makan terlalu cepat sebelum tengah hari dapat membuat rasa lapar kembali muncul sebelum waktu makan malam. Sebaliknya, makan siang terlalu sore berpotensi membuat tubuh lebih mudah lelah dan suasana hati berubah.

Meski demikian, waktu makan siang tidak harus sama bagi setiap orang. Jadwal aktivitas, waktu sarapan, kondisi tubuh, dan pola tidur dapat memengaruhi kebutuhan makan.

Konsistensi waktu makan penting bagi metabolisme

Selain menentukan jam makan, menjaga jadwal makan yang konsisten juga dapat membantu tubuh bekerja lebih teratur.

Tubuh memiliki ritme sirkadian yang berperan dalam mengatur tidur, hormon, dan metabolisme. Karena itu, pola makan yang berubah-ubah berpotensi memengaruhi ritme tersebut.

Pola makan dengan waktu konsumsi makanan yang teratur juga dinilai dapat mendukung metabolisme. Konsumsi kalori yang lebih banyak pada siang hari dibandingkan malam juga dapat menjadi bagian dari pola makan yang lebih teratur.

Makan siang tepat waktu bantu menjaga gula darah

Makan siang secara teratur juga dapat membantu menjaga kadar gula darah dan mengendalikan rasa lapar.

Sebuah penelitian kecil menunjukkan bahwa melewatkan makan siang selama dua hari dapat membuat kadar gula darah setelah makan malam lebih tinggi dibandingkan ketika peserta makan siang.

Menunda makan siang hingga pertengahan sore juga dikaitkan dengan lonjakan gula darah yang lebih tinggi dan penurunan sensitivitas insulin.

Selain memperhatikan waktu makan, komposisi menu juga perlu diperhatikan. Makan siang sebaiknya terdiri dari protein, karbohidrat kaya serat, dan lemak sehat.

Pilih makanan yang seimbang

Sumber protein seperti ayam, ikan, telur, tahu, kacang-kacangan, dan yoghurt Yunani dapat membantu memenuhi kebutuhan protein serta mendukung pemeliharaan massa otot.

Karbohidrat kaya serat bisa diperoleh dari biji-bijian utuh, buah, sayuran, dan kacang-kacangan. Sementara itu, alpukat, minyak zaitun, kacang, dan biji-bijian dapat menjadi pilihan sumber lemak sehat.

Kebutuhan cairan juga tetap harus dipenuhi. Air putih atau minuman tanpa tambahan gula dapat menjadi pilihan untuk menemani makan siang.

Dengan demikian, makan siang sekitar pukul 12.00-14.00 dapat menjadi patokan bagi orang dengan jadwal aktivitas normal. Namun, yang tidak kalah penting adalah menjaga jadwal makan tetap konsisten dan memilih menu yang bergizi seimbang.

Tags: ahli gizikadar gula darahmakan siang sehatMetabolisme tubuhMetapos.idPola makanwaktu makan siang
Previous Post

Kalah 1-2, Thailand Tetap Singkirkan Singapura dan Melaju ke Final AFF 2026

Next Post

F1 Singapura Hadapi Risiko Polusi Udara, Rencana Darurat Mulai Disusun

Related Posts

Mathilde Favier
Lifestyle & Health

Mathilde Favier Tutup Usia, Dior Kehilangan Sosok Penting di Balik Citra Brand

19 August 2026
Hayden Panettiere
Lifestyle & Health

Hayden Panettiere Meninggal, Wladimir Klitschko Sampaikan Pesan Haru untuk Putrinya

19 August 2026
BTS
Lifestyle & Health

BTS Boikot Grammy 2027, Kategori Best Asian Pop Kini Dievaluasi

18 August 2026
Makanan Pahit Disebut Punya Kaitannya dengan Sifat Psikopat
Lifestyle & Health

Makanan Pahit Disebut Punya Kaitannya dengan Sifat Psikopat

18 August 2026
LIGHTSUM Kembali dengan Enam Member Lewat Lagu Jepang “Doushite”
Lifestyle & Health

LIGHTSUM Kembali dengan Enam Member Lewat Lagu Jepang “Doushite”

17 August 2026
LIGHTSUM Kembali dengan Enam Member Lewat Lagu Jepang “Doushite”
Lifestyle & Health

ILLIT Rilis Versi Korea “I Got Your Back” dengan Jisoo dan Momoka HANA

17 August 2026
Next Post
F1 Singapura

F1 Singapura Hadapi Risiko Polusi Udara, Rencana Darurat Mulai Disusun

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini