Saturday, November 7, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Kaca Jam Tangan Berembun? Coba 6 Cara Sederhana Ini Sebelum Dibawa ke Servis

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
8 August 2026
in Lifestyle & Health
Kaca Jam Tangan Berembun? Coba 6 Cara Sederhana Ini Sebelum Dibawa ke Servis

Metapos.id, Jakarta – Munculnya embun di bagian dalam kaca jam tangan sering dianggap sepele. Padahal, kondisi tersebut dapat menjadi tanda adanya kelembapan yang masuk ke dalam komponen jam dan berpotensi memengaruhi kinerjanya jika tidak segera ditangani.

Embun biasanya muncul akibat perubahan suhu yang ekstrem, misalnya setelah jam tangan berpindah dari ruangan ber-AC ke lingkungan yang panas atau sebaliknya. Selain itu, kondisi ini juga dapat disebabkan oleh segel kedap air yang mulai rusak sehingga uap air mudah masuk ke bagian dalam jam.

BACA JUGA

TikTok Umumkan 11 Kreator Indonesia untuk Ajang Regional

Godzilla Minus Zero Hadirkan Ancaman King Ghidorah dan Godzilla

Salah satu cara sederhana yang bisa dilakukan adalah meletakkan jam tangan di tempat yang hangat dan kering agar embun menguap secara perlahan. Namun, hindari memanaskannya dengan suhu tinggi karena dapat merusak komponen maupun karet pelindung.

Pengguna juga disarankan menyimpan jam tangan bersama silica gel di dalam wadah tertutup untuk membantu menyerap kelembapan. Cara ini cukup efektif jika embun yang muncul masih tergolong ringan.

Apabila embun tidak kunjung hilang atau muncul berulang kali, sebaiknya jam tangan segera dibawa ke pusat servis resmi atau teknisi terpercaya. Pemeriksaan diperlukan untuk memastikan tidak ada kerusakan pada seal maupun komponen mesin akibat paparan air.

Melakukan perawatan secara berkala serta menghindari penggunaan jam tangan di luar batas ketahanan airnya menjadi langkah penting untuk menjaga performa dan memperpanjang usia pakai jam tangan.

Tags: embunjam tangankaca jamMetapos.idperawatan jamsilica geltipswaterproof
Previous Post

Pupus Sudah! Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026 Usai Diimbangi Singapura

Next Post

50.000 Sepatu Nike Palsu Disita di Vietnam, Bernilai Rp66 Miliar

Related Posts

TikTok Umumkan 11 Kreator Indonesia untuk Ajang Regional
Lifestyle & Health

TikTok Umumkan 11 Kreator Indonesia untuk Ajang Regional

6 November 2026
Godzilla Minus Zero Hadirkan Ancaman King Ghidorah dan Godzilla
Lifestyle & Health

Godzilla Minus Zero Hadirkan Ancaman King Ghidorah dan Godzilla

6 November 2026
Sinopsis When I Meet the Moon, Cinta Lama yang Kembali Bersemi
Lifestyle & Health

Sinopsis When I Meet the Moon, Cinta Lama yang Kembali Bersemi

6 November 2026
Suara Film di Bioskop Makin Bising, Bagaimana Melindungi Pendengaran?
Lifestyle & Health

Suara Film di Bioskop Makin Bising, Bagaimana Melindungi Pendengaran?

6 November 2026
Di Balik Tampilan Visual Film, Ini Tahapan Sinematografer Menerjemahkan Cerita ke Layar
Lifestyle & Health

Di Balik Tampilan Visual Film, Ini Tahapan Sinematografer Menerjemahkan Cerita ke Layar

5 November 2026
Eksaminasi UI dan UGM Soroti Putusan Nadiem Makarim
Lifestyle & Health

Eksaminasi UI dan UGM Soroti Putusan Nadiem Makarim

4 November 2026
Next Post
Bulan Makin Jauh dari Bumi, Apa yang Akan Terjadi?

50.000 Sepatu Nike Palsu Disita di Vietnam, Bernilai Rp66 Miliar

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini