Saturday, July 18, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Mitos atau Fakta? Konsumsi Daging Berlebihan Bisa Memicu Radang Amandel

Aulia Fitrie by Aulia Fitrie
18 July 2026
in Lifestyle & Health
Kolang-kaling Baik untuk Kulit, Tapi Benarkah Mengandung Kolagen?

Metapos.id, Jakarta – Radang amandel atau tonsilitis umumnya disebabkan oleh infeksi virus maupun bakteri, bukan karena makanan tertentu. Namun, banyak orang percaya bahwa kebanyakan makan daging dapat membuat amandel kambuh atau memperparah keluhan yang sudah ada. 

Menurut dokter spesialis THT, konsumsi daging sebenarnya tidak secara langsung menyebabkan radang amandel. Akan tetapi, mengonsumsi daging merah atau makanan berlemak dalam jumlah berlebihan dapat memicu iritasi tenggorokan dan memperburuk peradangan yang sudah terjadi. 

BACA JUGA

Benarkah Stres Bisa Membuat Wajah Bengkak? Simak Fakta Cortisol Face

Susu Kedelai Punya Banyak Nutrisi, Ini Perbandingannya dengan Susu Lain

Risiko tersebut dapat meningkat jika daging diolah dengan santan, digoreng, atau dibakar hingga menghasilkan banyak lemak. Jenis makanan seperti ini juga cenderung lebih sulit dicerna sehingga dapat menimbulkan rasa tidak nyaman pada sebagian orang. 

Saat amandel sedang meradang, tekstur daging yang keras juga bisa menyebabkan nyeri ketika menelan. Karena itu, penderita disarankan memilih makanan yang lebih lunak dan mudah ditelan hingga kondisi tenggorokan membaik. 

Selain mengurangi konsumsi makanan berlemak, penderita amandel juga dianjurkan memperbanyak minum air putih dan mengonsumsi buah serta sayuran. Asupan bergizi membantu menjaga daya tahan tubuh sekaligus mendukung proses pemulihan dari infeksi. 

Jika gejala amandel disertai demam tinggi, nyeri hebat, atau berlangsung lebih dari beberapa hari, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter. Pemeriksaan diperlukan untuk memastikan penyebabnya serta menentukan apakah diperlukan obat atau penanganan lebih lanjut. 

Pada dasarnya, daging tetap menjadi sumber protein yang baik bagi tubuh jika dikonsumsi dalam jumlah yang wajar. Mengolah daging dengan cara direbus atau dipanggang tanpa lemak berlebih juga dapat menjadi pilihan yang lebih sehat dibandingkan makanan tinggi minyak atau santan. 

Dengan demikian, anggapan bahwa kebanyakan makan daging pasti menyebabkan amandel kambuh tidak sepenuhnya benar. Daging bukan penyebab utama tonsilitis, tetapi konsumsi berlebihan dan cara pengolahannya dapat memperparah gejala pada orang yang amandelnya sedang meradang. 

Tags: amandel kambuhdaging merahHeadlinekesehatan tenggorokanmakan dagingMetapos.idradang amandeltonsilitis
Previous Post

Makan Kol Setiap Hari, Sehat atau Justru Berbahaya?

Next Post

Kebiasaan Gosok Gigi Pagi Hari, Sebaiknya Sebelum atau Sesudah Makan?

Related Posts

Kolang-kaling Baik untuk Kulit, Tapi Benarkah Mengandung Kolagen?
Lifestyle & Health

Benarkah Stres Bisa Membuat Wajah Bengkak? Simak Fakta Cortisol Face

18 July 2026
Kolang-kaling Baik untuk Kulit, Tapi Benarkah Mengandung Kolagen?
Lifestyle & Health

Susu Kedelai Punya Banyak Nutrisi, Ini Perbandingannya dengan Susu Lain

18 July 2026
Kolang-kaling Baik untuk Kulit, Tapi Benarkah Mengandung Kolagen?
Lifestyle & Health

Kebiasaan Gosok Gigi Pagi Hari, Sebaiknya Sebelum atau Sesudah Makan?

18 July 2026
Kolang-kaling Baik untuk Kulit, Tapi Benarkah Mengandung Kolagen?
Lifestyle & Health

Makan Kol Setiap Hari, Sehat atau Justru Berbahaya?

18 July 2026
Kolang-kaling Baik untuk Kulit, Tapi Benarkah Mengandung Kolagen?
Lifestyle & Health

Panic Attack Bisa Muncul Tiba-tiba, Kenali Penyebab dan Gejalanya

18 July 2026
Kolang-kaling Baik untuk Kulit, Tapi Benarkah Mengandung Kolagen?
Lifestyle & Health

Kolang-kaling Baik untuk Kulit, Tapi Benarkah Mengandung Kolagen?

18 July 2026
Next Post
Kolang-kaling Baik untuk Kulit, Tapi Benarkah Mengandung Kolagen?

Kebiasaan Gosok Gigi Pagi Hari, Sebaiknya Sebelum atau Sesudah Makan?

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini