Saturday, October 17, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Google Wajib Buka Data Search dan Android untuk Kompetitor

Aulia Fitrie by Aulia Fitrie
17 July 2026
in Internasional
Tuchel Buka Suara soal Kekalahan Inggris dari Argentina di Semifinal

Metapos.id, Jakarta – Komisi Eropa mewajibkan Google membuka akses terhadap sebagian data pencarian dan sistem Android kepada perusahaan pesaing. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari implementasi Digital Markets Act (DMA) yang bertujuan menciptakan persaingan lebih sehat di pasar digital. 

Aturan baru itu mengharuskan Google menyediakan akses terhadap data hasil pencarian, data klik pengguna, serta informasi lain yang selama ini menjadi bagian dari ekosistem mesin pencarinya. Selain itu, perusahaan juga diminta membuka akses tertentu pada sistem operasi Android agar lebih mudah diintegrasikan dengan layanan kompetitor. 

BACA JUGA

Paus Leo Minta Putin Izinkan Evakuasi Warga Ukraina

Trump Murka, Pejabat Pembocor Rahasia Diancam Mati

Komisi Eropa menilai dominasi Google dalam layanan pencarian dan sistem operasi seluler berpotensi menghambat persaingan. Melalui kebijakan tersebut, regulator berharap perusahaan teknologi lain memiliki peluang lebih besar untuk mengembangkan layanan digital yang kompetitif. 

Google menyatakan aturan tersebut dapat menimbulkan konsekuensi terhadap privasi pengguna dan keamanan data. Perusahaan juga mengingatkan bahwa kewajiban berbagi data berpotensi memengaruhi kualitas layanan pencarian yang selama ini digunakan miliaran orang di seluruh dunia. 

Selain mesin pencari, perubahan juga menyasar ekosistem Android yang menjadi sistem operasi ponsel paling banyak digunakan. Aturan itu memungkinkan pengembang aplikasi maupun produsen perangkat memperoleh akses yang lebih luas untuk menghadirkan layanan alternatif. 

Digital Markets Act merupakan regulasi Uni Eropa yang ditujukan kepada perusahaan digital berstatus “gatekeeper” atau pengendali akses pasar. Aturan tersebut mengharuskan perusahaan teknologi besar membuka persaingan dan mengurangi praktik yang dinilai membatasi kompetitor. 

Apabila tidak mematuhi ketentuan tersebut, Google berpotensi menghadapi sanksi berupa denda dalam jumlah besar sesuai aturan yang berlaku di Uni Eropa. Kebijakan ini juga diperkirakan akan menjadi acuan bagi regulator di berbagai negara dalam mengawasi dominasi perusahaan teknologi global. 

Perubahan kebijakan tersebut dinilai dapat mengubah cara perusahaan teknologi bersaing di era digital. Di sisi lain, pengguna internet kemungkinan akan memperoleh lebih banyak pilihan layanan pencarian dan aplikasi seiring meningkatnya persaingan di pasar teknologi. 

Tags: AndroidDigital Markets ActGooglemesin pencariMetapos.idpersaingan digitalUni Eropa
Previous Post

Kabar Bahagia, Bae Na Ra dan Han Jae Ah Konfirmasi Akan Menikah

Next Post

Lewis Hamilton Resmi Umumkan Hubungan Asmara dengan Kim Kardashian

Related Posts

AFC Awards 2026: Daftar Nominasi Pemain hingga Pelatih
Internasional

Paus Leo Minta Putin Izinkan Evakuasi Warga Ukraina

17 October 2026
AFC Awards 2026: Daftar Nominasi Pemain hingga Pelatih
Internasional

Trump Murka, Pejabat Pembocor Rahasia Diancam Mati

17 October 2026
AFC Awards 2026: Daftar Nominasi Pemain hingga Pelatih
Internasional

Indonesia Kecam Kolombia Pindahkan Kedubes ke Yerusalem

17 October 2026
Trump Urungkan Rencana Live Streaming Eksekusi Eks Tentara AS
Internasional

Trump Urungkan Rencana Live Streaming Eksekusi Eks Tentara AS

16 October 2026
Liga Muslim Dunia mengecam rencana Kolombia membuka kedutaan di Yerusalem karena dinilai bertentangan dengan hukum internasional dan resolusi PBB.
Internasional

Rencana Kolombia Buka Kedutaan di Yerusalem Picu Kecaman

16 October 2026
Volodymyr Zelensky mengancam melanjutkan serangan ke kilang minyak Rusia setelah Ukraina menuding AS membatasi dukungan intelijen dan akses Starlink.
Internasional

Dukungan AS Dipersoalkan, Ukraina Siap Gempur Kilang Rusia

16 October 2026
Next Post
Lewis Hamilton Resmi Umumkan Hubungan Asmara dengan Kim Kardashian

Lewis Hamilton Resmi Umumkan Hubungan Asmara dengan Kim Kardashian

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini