Wednesday, October 14, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Brasil Sebut Usulan Trump soal Tarif Selat Hormuz Ganggu Perdagangan Global

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
15 July 2026
in Internasional
Kisah Pilu Daveigh Chase, dari Tunawisma hingga Tinggalkan Warisan Rp7,2 Miliar

Metapos.id, Jakarta – Pemerintah Brasil mengecam keras wacana Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang berencana mengenakan tarif bagi kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz. Brasil menilai usulan tersebut berpotensi mengganggu perdagangan internasional dan menciptakan ketidakpastian baru di jalur pelayaran strategis dunia.

Kementerian Luar Negeri Brasil menyatakan kebebasan navigasi di perairan internasional harus tetap dihormati. Menurut pemerintah Brasil, kebijakan sepihak yang membebani lalu lintas kapal bertentangan dengan prinsip perdagangan global yang terbuka.

BACA JUGA

Singapura Aktifkan Subsidi Pengobatan Imbas Kabut Asap Karhutla

Pertahanan Canggih Saudi Kewalahan Hadapi Serangan Houthi

Dalam pernyataannya, Brasil menegaskan bahwa Selat Hormuz merupakan jalur penting bagi distribusi energi dunia. Setiap kebijakan yang memengaruhi akses ke kawasan tersebut dinilai dapat berdampak terhadap stabilitas ekonomi internasional.

Pemerintah Brasil juga mengingatkan bahwa aturan mengenai pelayaran internasional telah diatur dalam berbagai kesepakatan hukum internasional. Karena itu, penerapan tarif transit secara sepihak dinilai berpotensi memicu sengketa antarnegara.

“Langkah yang membatasi kebebasan navigasi dapat mengganggu arus perdagangan global,” demikian pernyataan pemerintah Brasil. Negara itu menyerukan agar setiap persoalan diselesaikan melalui dialog dan kerja sama multilateral.

Usulan Trump sebelumnya menuai perhatian karena disebut bertujuan meningkatkan penerimaan Amerika Serikat dari kapal asing yang melewati jalur strategis tersebut. Namun, sejumlah pihak menilai gagasan itu sulit diterapkan mengingat Selat Hormuz berada di luar yurisdiksi AS.

Selat Hormuz menjadi salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia dengan sekitar seperlima pasokan minyak global melintas setiap hari. Gangguan terhadap aktivitas di kawasan itu berpotensi memengaruhi harga energi dan rantai pasok internasional.

Brasil berharap seluruh negara tetap mematuhi hukum internasional serta menjaga stabilitas kawasan. Pemerintah juga menekankan pentingnya memastikan perdagangan global tetap berjalan aman, bebas, dan tanpa hambatan politik.

Tags: BrasilDonald TrumpHeadlineHormuzMetapos.idperdagangan globalSelat Hormuztarif transit
Previous Post

Bandara Husein Bandung Siap Beroperasi, Tambah Rute Lampung dan Palembang

Next Post

Bursa Transfer Belum Usai, Persib dan Persija Siapkan Rekrutan Tambahan

Related Posts

Singapura Aktifkan Subsidi Pengobatan Imbas Kabut Asap Karhutla
Internasional

Singapura Aktifkan Subsidi Pengobatan Imbas Kabut Asap Karhutla

13 October 2026
Serangan Houthi menghantam sejumlah bandara Arab Saudi meski negara itu memiliki sistem Patriot dan THAAD. Pakar menyoroti sejumlah faktor penyebabnya.
Internasional

Pertahanan Canggih Saudi Kewalahan Hadapi Serangan Houthi

13 October 2026
Menlu Iran Abbas Araghchi memperingatkan bahaya lingkungan akibat serangan AS-Israel terhadap fasilitas energi, termasuk risiko pencemaran udara, tanah, dan air.
Internasional

Kebakaran Kilang Iran Picu Kekhawatiran Pencemaran Berbahaya

13 October 2026
Iran mengancam menargetkan pusat data, fasilitas AI, dan kabel komunikasi terkait AS di kawasan Teluk jika konflik dengan Washington kembali memanas.
Internasional

Iran Siapkan Target Baru Jika Perang dengan AS Berlanjut

13 October 2026
Atlantik dan Pasifik Bakal Bernama Samudra Trump?
Internasional

Atlantik dan Pasifik Bakal Bernama Samudra Trump?

13 October 2026
Sejarah Konflik Houthi dan Arab Saudi, Bermula dari Yaman
Internasional

Sejarah Konflik Houthi dan Arab Saudi, Bermula dari Yaman

12 October 2026
Next Post
Bursa Transfer Belum Usai, Persib dan Persija Siapkan Rekrutan Tambahan

Bursa Transfer Belum Usai, Persib dan Persija Siapkan Rekrutan Tambahan

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini