Metapos.id, Jakarta – Lagu Hey Jude kembali menjadi sorotan setelah ribuan suporter Inggris menyanyikannya bersama-sama usai kemenangan tim mereka atas Norwegia. Nyanyian tersebut menciptakan suasana emosional sekaligus menjadi simbol dukungan bagi The Three Lions.
1. Diciptakan oleh Paul McCartney pada 1968
Hey Jude merupakan salah satu lagu paling legendaris milik The Beatles. Paul McCartney menulis lagu ini untuk memberikan semangat kepada Julian Lennon, putra John Lennon, saat kedua orang tuanya berpisah.
2. Memiliki Reff yang Mudah Dinyanyikan Bersama
Bagian penutup lagu dengan lirik “Na-na-na” yang panjang membuat Hey Jude mudah dinyanyikan secara massal. Karena itulah lagu ini kerap bergema di stadion sepak bola dan berbagai acara besar.
3. Jadi Lagu Favorit Suporter Timnas Inggris
Dalam beberapa tahun terakhir, Hey Jude sering dinyanyikan pendukung Inggris setelah pertandingan besar. Lagu tersebut telah menjadi bagian dari atmosfer khas ketika The Three Lions meraih hasil positif.
4. Mampu Membangun Atmosfer Stadion
Ketika puluhan ribu suporter menyanyikan Hey Jude secara serempak, suasana stadion berubah menjadi lebih emosional dan penuh semangat. Momen tersebut kerap menjadi salah satu pemandangan paling berkesan dalam pertandingan Timnas Inggris.
5. Tetap Populer Meski Berusia Lebih dari 50 Tahun
Meski dirilis lebih dari lima dekade lalu, Hey Jude masih menjadi salah satu lagu paling dikenal di dunia. Kepopulerannya yang lintas generasi membuat lagu ini tetap relevan, baik di dunia musik maupun olahraga.
Perpaduan sejarah panjang, lirik yang mudah diingat, dan makna emosional menjadikan Hey Jude lebih dari sekadar lagu. Bagi suporter Inggris, karya legendaris The Beatles tersebut telah berkembang menjadi simbol kebersamaan yang selalu mengiringi momen-momen penting Timnas Inggris.







