Metapos.id, Jakarta – Dunia perfilman internasional berduka setelah aktor Sam Neill meninggal dunia pada usia 78 tahun. Kabar tersebut diumumkan oleh keluarga melalui akun media sosial resmi sang aktor yang menyebut Neill wafat secara mendadak di Sydney, Australia, didampingi oleh keluarga tercinta.
Sam Neill dikenal luas berkat perannya sebagai Dr. Alan Grant dalam waralaba Jurassic Park. Karakter ahli paleontologi itu menjadikannya salah satu wajah paling ikonik dalam sejarah film petualangan dan fiksi ilmiah.
Sepanjang kariernya yang berlangsung lebih dari lima dekade, Neill membintangi sekitar 150 film dan serial televisi. Selain Jurassic Park, ia juga tampil dalam The Piano, The Hunt for Red October, Event Horizon, Peaky Blinders, dan Jurassic World Dominion.
Pada 2023, Sam Neill mengungkap bahwa dirinya didiagnosis mengidap angioimmunoblastic T-cell lymphoma, salah satu jenis kanker darah langka. Setelah menjalani pengobatan, ia sempat mengabarkan bahwa kondisinya telah bebas kanker sebelum akhirnya meninggal dunia.
Dalam pernyataannya, keluarga menyebut kepergian Neill terjadi secara mendadak dan tidak terduga. Mereka juga menyampaikan rasa terima kasih kepada tim medis yang telah merawat sang aktor selama menjalani pengobatan.
Ucapan belasungkawa segera mengalir dari berbagai tokoh industri hiburan dan pemimpin dunia. Banyak yang mengenang Sam Neill sebagai aktor serbabisa yang mampu tampil memukau dalam film blockbuster maupun drama berkualitas.
Di luar dunia akting, Sam Neill juga dikenal sebagai pencinta alam dan pemilik kebun anggur di Selandia Baru. Kepribadiannya yang hangat serta kecintaannya terhadap kehidupan di luar sorotan membuatnya dihormati oleh rekan-rekan seprofesi maupun para penggemar.
Kepergian Sam Neill menutup perjalanan panjang salah satu aktor paling berpengaruh di perfilman modern. Meski telah berpulang, warisan karya dan karakter Dr. Alan Grant akan terus dikenang oleh jutaan penonton di seluruh dunia.







