Metapos.id, Jakarta – Zahara, putri Angelina Jolie dan Brad Pitt, kembali menjadi sorotan setelah mengajukan permohonan untuk menghapus nama belakang Pitt dari identitas resminya. Langkah tersebut membuatnya mengikuti jejak beberapa saudara kandungnya yang telah lebih dulu mengambil keputusan serupa.
Perempuan berusia 21 tahun itu dilaporkan ingin menggunakan nama Zahara Jolie tanpa menyertakan nama belakang sang ayah. Permohonan tersebut diajukan secara hukum dan dijadwalkan menjalani proses persidangan dalam beberapa bulan mendatang.
Sebelum mengajukan perubahan nama secara resmi, Zahara diketahui sudah beberapa kali menggunakan nama Jolie dalam berbagai kesempatan publik. Salah satunya saat acara wisuda dan kegiatan kampus yang tidak lagi mencantumkan nama Pitt.
Keputusan Zahara menambah daftar anak Angelina Jolie dan Brad Pitt yang memilih meninggalkan nama belakang Pitt. Sebelumnya, Maddox juga mengajukan permohonan serupa untuk dikenal sebagai Maddox Chivan Jolie.
Selain Maddox, Shiloh lebih dulu mendapatkan persetujuan hukum untuk menggunakan nama Shiloh Jolie. Sementara Vivienne juga beberapa kali tampil di ruang publik dan kredit proyek tanpa menggunakan nama belakang Pitt.
Fenomena tersebut kembali memicu perhatian terhadap dinamika keluarga Jolie-Pitt setelah perceraian Angelina Jolie dan Brad Pitt. Hubungan Pitt dengan sejumlah anaknya disebut menjadi sorotan dalam beberapa tahun terakhir.
Meski demikian, baik Angelina Jolie maupun Brad Pitt belum memberikan komentar resmi terkait langkah terbaru yang diambil Zahara. Publik pun terus mengikuti perkembangan proses hukum yang sedang berlangsung.
Keputusan Zahara dianggap sebagai bagian dari upayanya membangun identitas pribadi di luar bayang-bayang nama besar keluarganya. Langkah tersebut sekaligus memperkuat tren yang sebelumnya juga dilakukan oleh beberapa saudara kandungnya.







