Tuesday, October 20, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Bayi Orangutan Sumatera Lahir di Jantho, Diberi Nama Badar oleh Menhut

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
4 June 2026
in Nasional
Bayi Orangutan Sumatera Lahir di Jantho, Diberi Nama Badar oleh Menhut

Metapos.is, Jakarta – Seekor bayi orangutan Sumatera lahir dari induk bernama Bulan di Pusat Reintroduksi Orangutan Jantho, Aceh Besar. Kelahiran tersebut dikonfirmasi oleh tim pemantau yang melakukan monitoring langsung pada 22 Mei 2026.

Saat dipantau di kawasan hutan, Bulan terlihat aktif bergerak sambil menggendong anaknya. Induk orangutan tersebut juga menunjukkan perilaku protektif dan tidak membiarkan bayinya terlepas dari pelukannya.

BACA JUGA

Cadangan Pertalite Nasional Tersedia untuk 16-20 Hari

Imigrasi Beberkan Rute Perjalanan Nusron Wahid ke Luar Negeri

Bayi orangutan berjenis kelamin jantan itu diperkirakan berusia sekitar satu bulan. Kondisinya dilaporkan sehat dan mampu mengikuti pergerakan induknya di tajuk hutan.

Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, memberikan nama “Badar” kepada bayi orangutan tersebut. Nama Badar yang berarti bulan purnama diharapkan menjadi simbol harapan baru bagi kelestarian orangutan Sumatera di alam liar.

Menurut Raja Juli Antoni, kelahiran ini menjadi bukti bahwa upaya perlindungan habitat dan konservasi dapat memberikan hasil nyata. Ia berharap Badar dapat tumbuh sehat dan berkembang di habitat alaminya.

Induk Badar, yakni Bulan, memiliki kisah perjalanan yang panjang sebelum kembali hidup di alam bebas. Bulan merupakan orangutan yang diselamatkan dari perdagangan satwa liar di Aceh Tenggara pada 2014 saat masih berusia sekitar dua tahun.

Setelah menjalani rehabilitasi selama empat tahun di pusat karantina dan rehabilitasi orangutan, Bulan akhirnya dilepasliarkan ke kawasan Cagar Alam Jantho pada 2018. Kini, ia berhasil berkembang biak dan melahirkan anak di habitat alaminya.

Kepala Balai KSDA Aceh, Ujang Wisnu Barata, menyebut kelahiran Badar menjadi bukti keberhasilan program rehabilitasi dan pelepasliaran orangutan. Peristiwa ini sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga habitat hutan agar populasi orangutan Sumatera dapat terus bertahan dan berkembang di alam liar.

Tags: Badarbayi orangutan SumateraBulanCagar Alam Janthokonservasi orangutanMetapos.idorangutan Aceh
Previous Post

Ciri-Ciri Orang Toksik di Sekitar Anda dan Cara Menghadapinya dengan Tepat

Next Post

Prakiraan Cuaca Indonesia 5 Juni 2026: BMKG Prediksi Hujan hingga Cuaca Berawan

Related Posts

Pengendara motor antre mengisi bahan bakar di SPBU Pertamina COCO, Jakarta, Minggu (3/1). Rilis Pertamina bahwa mulai 5 Januari nanti, harga Pertalite akan diturunkan dari saat ini Rp 8.200 per liter menjadi Rp 7.930 per liter. Sementara harga Pertamax turun dari Rp 8.650 per liter menjadi Rp 8.450 per liter. Penurunan harga ini, selain lantaran melemahnya harga minyak mentah, juga mengikuti rencama pemerintah memangkas harga BBM jenis premium dan solar.
Nasional

Cadangan Pertalite Nasional Tersedia untuk 16-20 Hari

20 October 2026
Imigrasi Beberkan Rute Perjalanan Nusron Wahid ke Luar Negeri
Nasional

Imigrasi Beberkan Rute Perjalanan Nusron Wahid ke Luar Negeri

20 October 2026
BNPB mencatat kebakaran hutan dan lahan seluas 7,22 hektare di Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, dan Kepulauan Bangka Belitung pada 17–19 Oktober 2026.
Nasional

Karhutla Hanguskan Lahan di Sulteng hingga Bangka Belitung

20 October 2026
Pengacara keluarga Bharatu Valdo menegaskan korban bukan pelaku perundungan terhadap Bharada Andika, sementara penyidik masih mendalami motif penembakan.
Nasional

Motif Penembakan Bharatu Valdo Masih Didalami Penyidik

20 October 2026
Gus Yaqut Bantah Perintahkan Pengumpulan Fee Haji
Nasional

Gus Yaqut Bantah Perintahkan Pengumpulan Fee Haji

20 October 2026
Karhutla Kepung Empat Kawasan Gunung di Jatim, Pemadaman Masih Berlangsung
Nasional

Karhutla Kepung Empat Kawasan Gunung di Jatim, Pemadaman Masih Berlangsung

20 October 2026
Next Post
Prakiraan Cuaca Indonesia 5 Juni 2026: BMKG Prediksi Hujan hingga Cuaca Berawan

Prakiraan Cuaca Indonesia 5 Juni 2026: BMKG Prediksi Hujan hingga Cuaca Berawan

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini