Metapos.id, Jakarta – Rombongan biksu Buddha dari Indonesia, Thailand, Malaysia, dan Laos melakukan perjalanan panjang menuju Candi Borobudur dalam rangka menyambut Hari Raya Waisak 2026. Perjalanan spiritual tersebut menempuh jarak sekitar 660 kilometer dengan berjalan kaki.
Perjalanan dimulai dari Pulau Bali dan berlanjut melewati berbagai daerah di Pulau Jawa. Para biksu dijadwalkan tiba di kawasan Borobudur menjelang puncak perayaan Waisak.
Kegiatan yang dikenal dengan nama Walk for Peace itu tidak hanya menjadi bagian dari tradisi keagamaan. Namun, perjalanan tersebut juga membawa pesan tentang perdamaian, toleransi, dan kepedulian antar sesama.
Masyarakat di sejumlah wilayah terlihat antusias menyambut kedatangan rombongan biksu. Warga di Surabaya dan Gresik bahkan memberikan makanan, minuman, hingga semangat kepada para peserta perjalanan.
Selain itu, banyak pelajar dan warga memanfaatkan momen tersebut untuk berfoto dan menyapa langsung para biksu. Kehadiran rombongan menarik perhatian masyarakat yang berada di sepanjang jalur perjalanan.
Para peserta menempuh perjalanan secara bertahap setiap harinya. Karena itu, rombongan beberapa kali berhenti untuk beristirahat sebelum kembali melanjutkan perjalanan menuju Borobudur.
Di sisi lain, tim pendamping terus membantu memantau kondisi kesehatan peserta. Langkah tersebut dilakukan agar seluruh biksu tetap dalam kondisi baik selama perjalanan berlangsung.
Setibanya di Candi Borobudur nanti, para biksu akan mengikuti rangkaian acara puncak Hari Raya Waisak 2026 bersama umat Buddha dari berbagai daerah dan negara.







