Metapos.id, Jakarta – Bandung kembali menunjukkan performa kuat di sektor pariwisata Asia Kota ini kini masuk lima besar destinasi dengan pertumbuhan wisata tercepat pada 2026.
Laporan Agoda yang dirilis pada Februari 2026 menempatkan Bandung di posisi ketiga.
Sementara itu, daftar tersebut juga diisi sejumlah destinasi unggulan dari Jepang dan Vietnam.
Capaian ini sekaligus mempertegas posisi Bandung sebagai tujuan wisata yang terus berkembang.
Kini, kota ini semakin dikenal oleh wisatawan internasional Pertumbuhan tersebut tidak terjadi secara instan Dalam setahun terakhir jumlah akomodasi meningkat cukup pesat Selain itu, berbagai destinasi wisata baru juga mulai bermunculan.
Di sisi lain, jumlah kunjungan wisatawan ikut melonjak Tren ini sudah terlihat sejak sepanjang 2025 hingga awal 2026.
Bandung menawarkan pengalaman wisata yang beragam Kota ini memadukan keindahan alam, kekayaan budaya, serta gaya hidup modern.
Karena itu banyak wisatawan menjadikan Bandung sebagai destinasi pilihan Apalagi udara sejuk menjadi daya tarik tambahan bagi pengunjung.
Tak hanya itu, bangunan bergaya art deco turut memperkuat karakter visual kota Nuansa klasik ini memberi pengalaman berbeda bagi wisatawan.
Selain wisata alam, Bandung juga populer sebagai pusat belanja Factory outlet mudah ditemukan di berbagai kawasan.
Sementara itu kuliner khas seperti pisang bollen terus menarik minat wisatawan Akses menuju destinasi alam seperti Gunung Tangkuban Parahu dan Kawah Putih juga tergolong mudah.
Data Badan Pusat Statistik menunjukkan lonjakan signifikan Kota Bandung mencatat 24,25 juta perjalanan wisata sepanjang 2025, Di sisi lainn Kabupaten Bandung mencapai 14,24 juta perjalanan.
Secara keseluruhan sektor pariwisata tumbuh 23,18 persen dibanding tahun sebelumnya Angka ini menunjukkan tren yang sangat positif.
Dalam daftar tersebut Sa Pa di Vietnam menempati posisi teratas Kemudian Okayama di Jepang menyusul di peringkat kedua.
Sementara itu Matsuyama dan Takamatsu melengkapi posisi lima besar.
Agoda melihat adanya perubahan preferensi wisatawan Kini mereka cenderung mencari pengalaman yang lebih autentik.
Akibatnya, destinasi sekunder mulai mendapat perhatian lebih besar Bandung pun berhasil memanfaatkan momentum ini dengan baik.














