Monday, May 25, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Awal 2026 Cerah, Setoran Pajak Naik Tajam Topang APBN

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
23 February 2026
in Ekbis
51 Persen Masyarakat Indonesia Simpan Uang di Bawah Bantal

Metapos.id, Jakarta – Pemerintah mencatat penerimaan negara sebesar Rp172,7 triliun pada Januari 2026. Dari jumlah tersebut, kontribusi terbesar berasal dari pajak yang mencapai Rp116,2 triliun atau tumbuh 30,7% secara tahunan (year on year/YoY).

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa pertumbuhan penerimaan pajak pada awal tahun ini tergolong solid. Secara bruto, pertumbuhan tercatat 7%, sementara secara netto melonjak 30,7%.

BACA JUGA

Bulog Negosiasikan Ekspor 500 Ribu Ton Beras ke Malaysia, Harga Ditawar Rp16.000 per Kg

Perusahaan Hadapi Tantangan Kepatuhan Baru di Era AI dan Transformasi Digital

Ia menjelaskan, pengelolaan restitusi pajak yang sebelumnya menjadi faktor penekan penerimaan kini dilakukan lebih hati-hati sehingga tidak lagi menggerus penerimaan seperti tahun lalu.

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara memaparkan, lonjakan penerimaan terutama didorong oleh Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan PPnBM yang mencapai Rp45,3 triliun atau tumbuh 83,9% secara netto.

Selain itu, Pajak Penghasilan (PPh) Badan tercatat Rp5,7 triliun atau naik 37%. Sementara PPh Orang Pribadi dan PPh 21 mencapai Rp13,1 triliun, meski terkoreksi 20,4%. Untuk PPh Final, PPh 22, dan PPh 26 terkumpul Rp26 triliun atau turun 11%, sedangkan kategori pajak lainnya melonjak signifikan menjadi Rp16,1 triliun atau tumbuh 685,8%.

Menurut Suahasil, tingginya realisasi PPN menunjukkan aktivitas ekonomi dan transaksi domestik masih berjalan kuat pada awal tahun.

Kinerja penerimaan pajak ini menjadi penopang utama APBN Januari 2026, di tengah dinamika fiskal yang masih menghadapi tantangan global dan domestik.

Tags: APBN Kita Februari 2026Metapos.idpenerimaan pajak Januari 2026Purbaya Yudhi SadewaSuahasil nazara
Previous Post

Alumni LPDP Viral soal Anak Jadi WN Inggris, Wamen Stella Tegaskan Beasiswa Negara Adalah Amanah

Next Post

Cuma Sisihkan 3% Gaji, Jutaan Orang Indonesia Terancam Tanpa Dana Pensiun

Related Posts

Bulog Negosiasikan Ekspor 500 Ribu Ton Beras ke Malaysia, Harga Ditawar Rp16.000 per Kg
Ekbis

Bulog Negosiasikan Ekspor 500 Ribu Ton Beras ke Malaysia, Harga Ditawar Rp16.000 per Kg

23 May 2026
Perusahaan Hadapi Tantangan Kepatuhan Baru di Era AI dan Transformasi Digital
Ekbis

Perusahaan Hadapi Tantangan Kepatuhan Baru di Era AI dan Transformasi Digital

23 May 2026
Anggota Komisi VII DPR Desak Pemerintah Segera Turunkan Harga BBM Bersubsidi
Ekbis

Pemerintah Berlakukan Mandatori E5 Mulai Juli 2026 di Sejumlah Wilayah

23 May 2026
Kisah Koeswanto Tetap Produktif di Masa Pensiun Bersama Bank Mantap
Ekbis

Kisah Koeswanto Tetap Produktif di Masa Pensiun Bersama Bank Mantap

22 May 2026
Petrokimia Gresik Amankan Pasokan Gas untuk Produksi Pupuk Nasional
Ekbis

BRI Insurance Tebar Promo Spesial di BRI Consumer Expo 2026

22 May 2026
Petrokimia Gresik Amankan Pasokan Gas untuk Produksi Pupuk Nasional
Ekbis

Kinerja Superbank Melonjak, Grab Perkuat Komitmen Jangka Panjang

22 May 2026
Next Post
Operasi Militer Tewaskan El Mencho, Jalanan Meksiko Membara dan Lumpuh Total

Cuma Sisihkan 3% Gaji, Jutaan Orang Indonesia Terancam Tanpa Dana Pensiun

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini