Sunday, October 11, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Ini yang Diminta Jokowi kepada Kepala Daerah untuk Tekan Inflasi

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
18 August 2022
in Ekbis
Jokowi Berencana Larang Ekspor Bauksit

JAKARTA,Metapos.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepala daerah menggunakan pos anggaran belanja tidak terduga dalam anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) masing-masing untuk berbagai kebijakan dalam menekan laju inflasi di wilayahnya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengaku sudah memerintahkan Menteri Dalam Negeri Tito karnavian untuk mengeluarkan regulasi terkait hal tersebut.

BACA JUGA

BEI dan KSEI Perluas Transparansi Kepemilikan Saham

GAPKI Gelar IPOC 2026, Perkuat Peran Sawit bagi Ketahanan Pangan, Energi, dan Ekonomi di Tengah Gejolak Global

“Saya sudah perintahkan ke Menteri Dalam Negeri untuk mengeluarkan surat-surat keputusan, surat-surat edaran yang menyatakan bahwa anggaran tak terduga bisa digunakan untuk menyelesaikan inflasi di daerah,” katanya dalam pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi Tahun 2022, disiarkan dari YouTube Sekretariat Presiden, Kamis, 18 Agustus.

Pertimbangan penggunaan anggaran belanja tidak terduga untuk kebutuhan kebijakan menahan laju inflasi ini muncul setelah Jokowi melakukan kunjungan kerjanya ke Merauke, Provinsi Papua Selatan.

Saat mengunjungi Merauke, Jokowi mengaku kepala daerah setempat mengeluhkan di wilayahnya terdapat stok beras yang melimpah dengan harga murah di kisaran Rp6.000 per kg, tetapi tidak ada yang menyerap beras tersebut.

Sementara daerah lain yang mengalami kekurangan beras tidak mengambil stok ke daerah tersebut karena terkendala biaya transportasi.

“Saya cek ke bawah, benar harganya Rp6.000 dan ada daerah lain yang kekurangan beras. Kenapa tidak ngambil dari Merauke yang harganya masih murah? problemnya transportasi mahal. Saya sampaikan kemarin di dalam rapat kepada Menteri Dalam Negeri, transportasi itu mestinya anggaran tak terduga mestinya bisa digunakan untuk menutup biaya transportasi bagi barang-barang yang ada, gunakan,” ucapnya.

Jokowi menilai, anggaran tidak terduga tersebut bisa menjadi salah satu langkah untuk menyambung kebutuhan dan ketersediaan pasokan guna menekan laju inflasi akibat kelompok tangan mengingat Indonesia merupakan negara yang luas dan besar.

Karena itu, Jokowi meminta seluruh kepala daerah baik tingkat provinsi maupun kabupaten kota untuk bersedia bekerjasama dengan tim pengendalian inflasi daerah (TPID) maupun tim pengendali inflasi pusat (TPIP).

Jokowi menekankan tim pengendalian inflasi di pusat harus bisa memetakan sembari menyambungkan kebutuhan dan ketersediaan pasokan kelompok pangan tersebut di daerah.

“Ini kerja lapangan harus TPIP, TPID semuanya ngerti barang-barang mana yang menjadi masalah. Karena momok semua negara ini inflasi, momok semua negara inflasi,” ucapnya.

Tags: APBDInflasiJokowiMetapos.id
Previous Post

Jokowi Ingin Indonesia Ekspor Beras Bantu Krisis Pangan Global

Next Post

PKB Ditandatangani, Manajemen dan SP BTN Semakin Solid

Related Posts

BEI dan KSEI Perluas Transparansi Kepemilikan Saham
Ekbis

BEI dan KSEI Perluas Transparansi Kepemilikan Saham

9 October 2026
GAPKI Gelar IPOC 2026, Perkuat Peran Sawit bagi Ketahanan Pangan, Energi, dan Ekonomi di Tengah Gejolak Global
Ekbis

GAPKI Gelar IPOC 2026, Perkuat Peran Sawit bagi Ketahanan Pangan, Energi, dan Ekonomi di Tengah Gejolak Global

9 October 2026
Penjualan kendaraan BBM di Australia turun 36,2 persen pada September 2026, sementara mobil listrik dan plug-in hybrid mencatat pertumbuhan pesat.
Ekbis

Mobil Listrik Makin Laris, Kendaraan BBM Australia Turun

9 October 2026
OJK Ungkap Dugaan Pidana Perbankan di Mandiri Taspen Purwokerto
Ekbis

OJK Ungkap Dugaan Pidana Perbankan di Mandiri Taspen Purwokerto

8 October 2026
Sejumlah miliarder dunia ternyata tidak menyelesaikan pendidikan tinggi, tetapi berhasil membangun bisnis dengan kekayaan hingga ribuan triliun rupiah.
Ekbis

Putus Kuliah, 10 Miliarder Ini Tajir Melintir

8 October 2026
PT Sepatu Bata Tbk (BATA)
Ekbis

Penjualan Merosot, Presiden Direktur Bata Ajukan Pengunduran Diri

2 October 2026
Next Post
PKB Ditandatangani, Manajemen dan SP BTN Semakin Solid

PKB Ditandatangani, Manajemen dan SP BTN Semakin Solid

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini