• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Friday, February 6, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Metapos
No Result
View All Result
Home Internasional

Minyak Global Terkoreksi Tajam, Pasar Cermati Rencana Dialog AS dan Iran

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
6 February 2026
in Internasional
TransJakarta Layani 413 Juta Pelanggan Sepanjang
Share on FacebookShare on Twitter

Metapos.id, Jakarta – Harga minyak dunia melemah cukup signifikan pada perdagangan Kamis, 5 Februari 2026, di tengah meningkatnya volatilitas pasar global. Tekanan harga muncul setelah Amerika Serikat dan Iran sepakat membuka jalur pembicaraan di Oman, yang untuk sementara meredakan kekhawatiran akan gangguan pasokan minyak dari Timur Tengah.

 

Mengacu laporan CNBC, Jumat (6/2/2026), harga minyak Brent turun USD 1,91 atau 2,75 persen ke posisi USD 67,55 per barel. Sementara minyak West Texas Intermediate (WTI) melemah USD 1,85 atau 2,84 persen menjadi USD 63,29 per barel.

 

Analis Price Futures Group, Phil Flynn, menilai respons pasar masih bersifat hati-hati. Meski rencana dialog memberikan sinyal positif, ketidakpastian hasil pertemuan tetap membayangi pergerakan harga.

 

“Pasar menyambut rencana pembicaraan, tetapi belum ada kepastian apakah akan menghasilkan kesepakatan nyata,” kata Flynn.

 

Kesepakatan dialog muncul di tengah meningkatnya kehadiran militer AS di kawasan Timur Tengah. Di saat yang sama, negara-negara di kawasan berupaya mencegah konflik terbuka yang berpotensi meluas.

 

Analis Aegis Hedging menilai perbedaan persepsi antara Washington dan Teheran mengenai tujuan pembicaraan turut memicu fluktuasi harga. Pelaku pasar masih menunggu kepastian apakah dialog akan mengarah pada diplomasi jangka panjang atau justru eskalasi baru.

 

Sekitar 20 persen konsumsi minyak global diketahui melewati Selat Hormuz, jalur strategis yang menghubungkan Oman dan Iran. Sejumlah negara OPEC, termasuk Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Kuwait, Irak, dan Iran, sangat bergantung pada jalur tersebut.

 

Tekanan pasar mendorong investor mengamankan harga minyak untuk periode 2026. Pada Januari lalu, volume perdagangan kontrak WTI Midland di Houston mencetak rekor, mencerminkan kekhawatiran terhadap risiko pasokan dari Timur Tengah serta meningkatnya arus minyak Venezuela ke Pantai Teluk AS.

 

Dolar AS dan Faktor Global Menambah Tekanan

Selain sentimen geopolitik, penguatan dolar AS turut menekan harga komoditas, termasuk minyak. Volatilitas di pasar logam mulia juga memperlemah sentimen risiko secara keseluruhan.

 

Dari sisi pasokan, diskon ekspor minyak Rusia ke China melebar ke level tertinggi sepanjang sejarah. Langkah ini dilakukan untuk menarik minat importir terbesar dunia sekaligus mengantisipasi potensi berkurangnya penjualan ke India.

 

Pekan ini, Amerika Serikat dan India mengumumkan kesepakatan dagang yang mencakup penghentian pembelian minyak mentah Rusia oleh New Delhi.

 

Sementara itu, Argentina diperkirakan mencatat surplus perdagangan energi yang lebih besar pada 2026. Produksi dari ladang serpih Vaca Muerta diproyeksikan mendorong surplus energi ke kisaran USD 8,5 miliar hingga USD 10 miliar.

 

Sebelumnya Menguat Dipicu Ketegangan

Sebelum terkoreksi, harga minyak sempat menguat pada perdagangan Rabu, 4 Februari 2026. Kenaikan tersebut dipicu pernyataan Presiden AS Donald Trump terkait meningkatnya tekanan terhadap Iran.

 

Saat itu, harga WTI naik USD 1,93 atau 3,05 persen ke USD 65,14 per barel, sedangkan Brent menguat USD 2,13 atau 3,16 persen ke USD 69,46 per barel.

 

Trump sebelumnya memperingatkan Iran agar menyepakati kesepakatan terkait program nuklirnya, sembari membuka kemungkinan langkah militer jika upaya diplomasi gagal.

 

Iran sebagai anggota OPEC dan salah satu produsen minyak utama dunia berpotensi memengaruhi pasokan global jika ketegangan berkepanjangan terjadi. Meski demikian, rencana dialog di Muscat, Oman, diharapkan mampu menurunkan eskalasi.

 

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan pembicaraan dijadwalkan berlangsung Jumat pagi waktu setempat, setelah sebelumnya sempat terancam batal akibat perbedaan pandangan soal lokasi dan format, sebelum dimediasi oleh sejumlah pemimpin Timur Tengah.

Download WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
udemy paid course free download
download micromax firmware
Download Premium WordPress Themes Free
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
Tags: Amerika SerikatHarga minyak duniaIranMetapos.idMinyak mentahOman
Desti Dwi Natasya

Desti Dwi Natasya

Related Posts

TransJakarta Layani 413 Juta Pelanggan Sepanjang

Film Aksi Netflix “Tygo” yang Dibintangi Lisa BLACKPINK Jalani Syuting di Berbagai Wilayah Indonesia

by Desti Dwi Natasya
6 February 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Indonesia menjadi lokasi utama pengambilan gambar film aksi-thriller Tygo yang dibintangi Lisa BLACKPINK. Proyek ini merupakan bagian...

Hentikan Bansos bagi 3,9 Juta Warga, Dialihkan ke Program Usaha Produktif

Hentikan Bansos bagi 3,9 Juta Warga, Dialihkan ke Program Usaha Produktif

by Taufik Hidayat
6 February 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengungkapkan bahwa sebanyak 3,9 juta warga tidak lagi masuk dalam daftar...

Gerhana Matahari Cincin 17 Februari 2026, Ini Lokasi dan Jadwalnya

Kenapa Tanggal Tahun Baru Imlek Selalu Berubah Setiap Tahun

by Desti Dwi Natasya
6 February 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Setiap menjelang perayaan Tahun Baru Imlek, banyak orang kembali mempertanyakan alasan tanggalnya tidak pernah sama dari tahun...

Wakapolri Arahkan Kapolres Aktif Di Lapangan Usai Seorang Anak Mengakhiri Hidupnya Di NTT

Wakapolri Arahkan Kapolres Aktif Di Lapangan Usai Seorang Anak Mengakhiri Hidupnya Di NTT

by Taufik Hidayat
6 February 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Kasus meninggalnya seorang anak di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang diduga dipicu tekanan ekonomi keluarga...

Next Post
Gajah Sumatera Dibunuh di Pelalawan, Kapolda Riau Murka dan Janji Usut Tuntas

Gajah Sumatera Dibunuh di Pelalawan, Kapolda Riau Murka dan Janji Usut Tuntas

Recommended.

Tahun Politik Investor Kripto Wajib Waspada

Tahun Politik Investor Kripto Wajib Waspada

27 February 2023
SIARAN PERSLima Strategi ISEI untuk Pemulihan Ekonomi yang Lebih Kuat

SIARAN PERS
Lima Strategi ISEI untuk Pemulihan Ekonomi yang Lebih Kuat

24 August 2022

Trending.

Nisfu Syaban 1447 H Dimulai Senin Malam, 2 Februari 2026, Ini Jadwal Ibadah yang Dianjurkan

Puasa Nisfu Syaban 1447 H Jatuh Selasa 3 Februari 2026, Berikut Waktu Pelaksanaan dan Niatnya

2 February 2026
Heboh Isu Nia Ramadhani Gugat Cerai Ardi Bakrie

Heboh Isu Nia Ramadhani Gugat Cerai Ardi Bakrie

3 February 2026
Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

13 November 2025
Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

25 October 2025
Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

12 November 2025
Metapos Media

© 2025 Media Informasi Terkini

Navigasi

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2025 Media Informasi Terkini