Metapos.id, Jakarta – Mengajukan kredit kendaraan bermotor (KKB) tidak bisa hanya berfokus pada besaran bunga. Calon pembeli perlu memperhitungkan berbagai aspek lain agar cicilan tetap sesuai kemampuan dan kendaraan yang dipilih benar-benar menjawab kebutuhan.
Presiden Direktur BCA Finance, Petrus Karim, mengungkapkan bahwa kesalahan yang kerap terjadi adalah memilih mobil berdasarkan keinginan semata, tanpa mempertimbangkan kondisi finansial. Hal tersebut membuat angsuran terasa berat sejak awal masa kredit.
“Banyak konsumen hanya melihat bunga, padahal yang lebih penting adalah harga mobil dan kemampuan membayarnya. Jika minat lebih besar dari kebutuhan, biasanya baru terasa berat saat cicilan sudah berjalan,” ujar Petrus saat BCA Expoversary di ICE BSD, Kabupaten Tangerang, dikutip Jumat (6/2/2026).
Selain harga, aspek fungsi dan kapasitas kendaraan juga perlu diperhatikan. Menurut Petrus, tidak sedikit konsumen yang memilih mobil berukuran besar atau mobil keluarga, meski kebutuhan hariannya sebenarnya cukup dipenuhi oleh mobil kecil dengan kapasitas empat hingga lima penumpang.
“Kuncinya ada pada kebutuhan. Kalau dari awal tepat memilih, cicilan juga akan terasa lebih ringan,” jelasnya.
Saat ini, permintaan kredit mobil masih didominasi kendaraan dengan kisaran harga Rp200 juta hingga Rp500 juta. Sementara itu, tenor pembiayaan yang paling banyak dipilih konsumen berada di rentang tiga sampai lima tahun, disesuaikan dengan kemampuan masing-masing.
Dengan perencanaan yang matang sejak awal, kredit mobil diharapkan tidak menjadi beban finansial jangka panjang, melainkan solusi kepemilikan kendaraan yang lebih aman dan sehat secara keuangan.












