Metapos.id, Jakarta — Kepolisian akhirnya mengungkap penyebab kematian tiga orang dalam satu keluarga yang ditemukan tak bernyawa di kawasan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Hasil penyelidikan menyimpulkan bahwa ketiganya meninggal dunia akibat diracun, dengan pelaku merupakan anak tengah dalam keluarga tersebut.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, Kompol Onkoseno, menyampaikan bahwa dari kejadian itu terdapat satu anggota keluarga yang selamat, yakni S (22). Yang bersangkutan kemudian diamankan dan menjalani pemeriksaan mendalam oleh penyidik.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menjelaskan bahwa kesimpulan tersebut diperoleh setelah polisi melakukan serangkaian proses penyelidikan. Pemeriksaan meliputi analisis laboratorium forensik, keterangan medis, uji toksikologi, serta pendalaman keterangan dari sejumlah saksi.
Berdasarkan hasil tersebut, penyidik menetapkan S sebagai tersangka. Polisi meyakini bahwa perbuatan peracunan dilakukan secara sengaja hingga menyebabkan tiga anggota keluarganya meninggal dunia.
“Hasil gelar perkara dan analisis barang bukti menguatkan bahwa saudara S dengan sengaja melakukan tindakan peracunan terhadap ketiga korban,” ujar Budi.
Diketahui sebelumnya, tiga korban ditemukan meninggal dunia di dalam rumah kontrakan mereka pada Jumat (2/1) pagi. Para korban terdiri dari seorang ibu serta dua anaknya, masing-masing laki-laki dan perempuan. Sementara satu anggota keluarga lainnya ditemukan dalam kondisi hidup dan segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Kasus ini sempat menyita perhatian publik lantaran pada tahap awal kepolisian baru menemukan dugaan sementara adanya keracunan. Namun setelah seluruh hasil pemeriksaan forensik dan toksikologi diterima, penyebab kematian ketiganya kini dipastikan akibat racun.













