Metapos.id, Jakarta — Kuasa hukum keluarga korban, Azam Khan, meminta aparat kepolisian mengusut secara mendalam kasus meninggalnya tiga orang dalam satu keluarga yang ditemukan tak bernyawa di kediaman mereka di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Pihak keluarga dijadwalkan mendatangi Polres Metro Jakarta Utara pada Senin mendatang untuk mengetahui perkembangan hasil autopsi.
Azam mengatakan, hingga saat ini keluarga korban belum mengarah pada dugaan tertentu terkait penyebab kematian. Namun demikian, ia menegaskan bahwa apabila hasil pemeriksaan medis mengarah pada keracunan, maka sumber zat berbahaya tersebut harus ditelusuri secara menyeluruh.
“Jika memang keracunan, harus jelas asal-usulnya. Apakah dari makanan, minuman, atau benda tertentu, dan dari mana diperoleh hingga bisa menyebabkan tiga korban meninggal,” kata Azam saat ditemui di rumah duka, Sabtu (3/1).
Ia menekankan, penyelidikan tidak boleh berhenti pada kesimpulan awal semata. Aparat juga diminta memeriksa perangkat elektronik milik korban serta membuka kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam peristiwa tersebut.
Menurut Azam, apabila kematian berkaitan dengan konsumsi makanan dari luar atau pemberian pihak tertentu, maka lokasi penjualan makanan tersebut perlu diperiksa secara serius oleh pihak berwenang, termasuk melibatkan instansi terkait seperti BPOM.
Diketahui, korban meninggal dunia masing-masing bernama Siti Solihah (50), Afiah Al Adilah Jamaludin (28), dan Adnan Al Abrar Jamaludin (14). Sementara satu anggota keluarga lainnya, Abdullah Syauqi Jamaludin (23), berhasil selamat dan kini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Sementara itu, ketiga jenazah telah dimakamkan di TPU Rorotan, Jakarta Utara. Pihak RS Polri Kramat Jati menyampaikan bahwa proses autopsi telah rampung, namun hasil pemeriksaan toksikologi masih menunggu untuk memastikan penyebab pasti kematian para korban.














