Friday, May 1, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Yayasan Jiva Svastha Nusantara dan Dinkes Sumedang Dorong Pencegahan Stunting lewat Edukasi Air Minum Berkualitas

Afizahri by Afizahri
28 April 2025
in Lifestyle & Health
Yayasan Jiva Svastha Nusantara dan Dinkes Sumedang Dorong Pencegahan Stunting lewat Edukasi Air Minum Berkualitas

Jakarta, Metapos.id — Dengan angka stunting yang masih mencapai 14,4% di Kabupaten Sumedang berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2023, kebutuhan akan langkah konkret untuk memperbaiki kualitas hidup anak-anak semakin mendesak. Melalui program “Indonesia Sehat Mulai dari Air Bermutu” Yayasan Jiva Svastha Nusantara, didukung oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang, mengadakan penyuluhan tentang pentingnya kualitas air minum.

Dukungan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang dalam kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Sumedang untuk menurunkan angka stunting sebesar 50% dalam waktu singkat.

BACA JUGA

Kenapa Warna Mata Berbeda? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Kolaborasi TikTok LIVE dan POP MART Angkat Budaya Lewat NYOTA

“Air yang kita konsumsi sehari-hari sangat menentukan derajat kesehatan masyarakat. 58% kejadian diare di masyarakat dapat dikaitkan langsung dengan buruknya kualitas air minum.

Terlebih jika ibu hamil atau menyusui mengonsumsi air yang tidak berkualitas, risikonya bisa berdampak pada tumbuh kembang balita mereka,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang, Dr. dr. H. Aceng Solahudin Ahmad, M.Kes.

Menurut Dr. Aceng, kesehatan masyarakat sangat ditentukan oleh perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) serta Lingkungan Bersih Sehat (LBS). Selain itu, penelitian WHO juga menunjukkan bahwa meskipun air telah diolah, sebagian tetap tidak layak konsumsi akibat kontaminasi dari wadah penyimpanan atau tangan yang tidak higienis.

“Itulah mengapa penting bagi masyarakat untuk memastikan air minum yang dikonsumsi memenuhi standar kualitas. Ini adalah hak dasar yang harus kita perjuangkan bersama,”katanya.

Dalam sesi penyuluhan, Kepala Seksi Kesehatan Lingkungan, Keselamatan Kerja, dan Olahraga, Rahmat Hendra, SKM, S. AP, menyoroti perlunya kehati-hatian saat membeli air minum isi ulang.

“Kontaminasi bakteri E.coli tidak boleh ada sama sekali dalam air minum. Masyarakat harus lebih kritis dan berani bertanya ke depot air mengenai hasil uji laboratorium mikrobiologi mereka,” tegas Rahmat.

Ia menjelaskan bahwa sesuai regulasi pemerintah, depot air minum isi ulang wajib melakukan uji mikrobiologi setiap bulan dan uji kimia setidaknya setiap enam bulan. Menurutnya, meminta hasil uji lab bukan hanya hak, tapi bagian dari upaya melindungi keluarga dari risiko penyakit yang dapat mengganggu tumbuh kembang anak.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Yayasan Jiva Svastha Nusantara, Felicia Annelinde,mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan wadah air. Ia mengungkapkan bahwa banyak

keluarga masih menggunakan galon isi ulang yang tidak dibersihkan secara optimal,meningkatkan risiko kontaminasi.

“Penting bagi pengguna depot air minum isi ulang untuk menggunakan galon tanpa merek karena galon tersebut dapat ditukarkan kembali dengan galon baru milik depot sehingga risiko

kontaminasi berulang dari galon lama bisa diminimalkan. Sementara jika menggunakan galon bermerek, pengguna tidak akan diberikan galon yang baru,” kata Felicia.

Kegiatan penyuluhan ini tidak hanya bertujuan memberikan informasi, tetapi juga membangun kesadaran dan mendorong perubahan perilaku masyarakat. Dengan memahami pentingnya memilih air berkualitas dan menjaga kebersihan wadah, diharapkan masyarakat dapat lebih proaktif dalam melindungi kesehatan keluarga mereka.

Program “Indonesia Sehat Mulai dari Air Bermutu” merupakan inisiatif Yayasan Jiva Svastha Nusantara sepanjang tahun 2025. Setelah sukses dilaksanakan di Kota Bandung dan Kabupaten Sumedang, program ini akan diperluas ke berbagai kota lain di Indonesia.

Selain penyuluhan, program ini juga bekerja sama dengan dinas kesehatan dan puskesmas setempat untuk melakukan pengujian kualitas air di rumah tangga dan sumber air minum masyarakat seperti depot air minum isi ulang.Melalui pendekatan edukasi berbasis data dan kolaborasi lintas sektor, Yayasan Jiva Svastha Nusantara berkomitmen untuk membangun fondasi generasi masa depan yang lebih sehat,mulai dari memastikan setetes air yang mereka konsumsi setiap hari benar-benar aman.

Tags: DinkesMetapos.idPencegahan stuntingYayasan jiva svastha
Previous Post

Dukung Kemandirian Industri Kimia & Kemajuan Pertanian Dalam Negeri, Petrokimia Gresik Dukung Hilirisasi Sulfur

Next Post

Sri Mulyani: RI akan Tingkatkan Impor Minyak hingga LNG dari AS

Related Posts

Quick Share Kini Dukung AirDrop, Oppo dan vivo Perluas Fitur
Lifestyle & Health

Kenapa Warna Mata Berbeda? Ini Penjelasan Ilmiahnya

1 May 2026
Kolaborasi TikTok LIVE dan POP MART Angkat Budaya Lewat NYOTA
Lifestyle & Health

Kolaborasi TikTok LIVE dan POP MART Angkat Budaya Lewat NYOTA

27 April 2026
Jangan Asal Konsumsi, Ini 5 Waktu yang Sebaiknya Dihindari Saat Makan Buah
Lifestyle & Health

Jangan Asal Konsumsi, Ini 5 Waktu yang Sebaiknya Dihindari Saat Makan Buah

26 April 2026
Pesona Bukit Kraguman Wonogiri, Spot Lautan Awan yang Mudah Dijangkau
Lifestyle & Health

Pesona Bukit Kraguman Wonogiri, Spot Lautan Awan yang Mudah Dijangkau

25 April 2026
Ramalan 3 Shio Beruntung Jelang Akhir April 2026, Rezeki Mulai Datang
Lifestyle & Health

Ramalan 3 Shio Beruntung Jelang Akhir April 2026, Rezeki Mulai Datang

25 April 2026
Dua Tas Kostum Madonna Hilang di Coachella, Polisi Duga Bukan Pencurian
Lifestyle & Health

Film Till Death Kembali Tayang, Ini Sinopsis dan Jadwalnya

23 April 2026
Next Post
Sri Mulyani: Eselon I Kementerian Keuangan Harus Mengajar di STAN

Sri Mulyani: RI akan Tingkatkan Impor Minyak hingga LNG dari AS

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini