Saturday, September 26, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Tanggapi Perang Tarif, Menteri ESDM: Jangan Seolah-olah Dunia Mau Berakhir

Afizahri by Afizahri
16 April 2025
in Ekbis
Bahlil: RI Terancam Kehilangan Rp1.650 Triliun jika Presiden Selanjutnya Tak Lanjutkan Hilirisasi

Jakarta, Metapos.id – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia kembali menyinggung soal perang tarif resiprokal yang ditetapkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump kepada Indonesia sebesar 32 persen.

Dikatakan Bahlil, hal ini merupakan sesuatu yang biasa terjadi di dunia usaha. Untuk itu ia meminta masyarakat untuk tidak perlu khawatir akan hal ini.

BACA JUGA

Pemerintah Tegaskan Pertalite Tak Naik 2026

Industri Furnitur Terhubung dalam Satu Platform di Jakarta

“Ini biasa-biasa aja. Kalau di ilmu, di HIPMI ini biasa. Harus bikin masalah dulu baru kompromi, jadi jangan juga kita membuat seolah-olah dunia sudah mau berakhir,” ujar Bahlil, Selasa, 15 April.

Menurut Bahlil, dengan adanya kebijakan ini, negara-negara kemudian menyadari jika suatu blok pada sebuah negara tidak lagi menjadi sesuatu yang bisa dipercaya secara pasti.

“Hampir semua negara sekarang berpikir tentang bagaimana kedaulatan negaranya masing-masing,” imbuh Bahlil.

Untuk Indonesia sendiri, lanjut dia, negara ini memiliki keunggulan komparatif dalam hal energi hijau yang nantinya bisa dipenetrasi kepada pasar di belahan negara lain termasuk Eropa dan Amerika Serikat.

Atas dasar saling membutuhkan, lanjut Balil, Indonesia ingin membangun komunikasi ekonomi yang saling menguntungkan tanpa menjatuhkan pihak lawan dan tidak saling mengintervensi.

“Di sini hakikat keberadaan sebuah negara untuk saling menghargai antara satu dengan yang lain,” tandas Bahlil.

Tags: BahlilMenteri esdmMetapos.idPerang tarif
Previous Post

Operasional KRL Asal China Masih Tunggu Sertifikasi DJKA Kementerian Perhubungan

Next Post

Sri Mulyani Ungkap Alasan Pemberian Tukin kepada Dosen ASN

Related Posts

Kementerian ESDM menegaskan harga Pertalite tidak naik hingga akhir 2026 dan membantah informasi kenaikan yang beredar di media sosial.
Ekbis

Pemerintah Tegaskan Pertalite Tak Naik 2026

25 September 2026
Industri Furnitur Terhubung dalam Satu Platform di Jakarta
Ekbis

Industri Furnitur Terhubung dalam Satu Platform di Jakarta

24 September 2026
Petrokimia Gresik Bawa Inovasi Hijau ke Forum PBB
Ekbis

Petrokimia Gresik Bawa Inovasi Hijau ke Forum PBB

24 September 2026
Ekbis

Pemerintah Siapkan Pembangkit Listrik Berkapasitas 100 GW

23 September 2026
Tokopedia dan TikTok Shop menjadi platform digital pertama yang menampilkan produk lokal kurasi Kemendag melalui kolaborasi #BeliLokal.
Ekbis

Tokopedia dan TikTok Shop Tampilkan Produk BuSan

22 September 2026
Capital Market Run 2026 Usung Tema Plant Your Investment
Ekbis

Capital Market Run 2026 Usung Tema Plant Your Investment

22 September 2026
Next Post
Sri Mulyani Kucurkan Rp14 Triliun ke KPU dan Rp5,5 Triliun ke Bawaslu untuk Biaya Pemilu 2024

Sri Mulyani Ungkap Alasan Pemberian Tukin kepada Dosen ASN

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini