Sunday, October 18, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Dialog Bersama Pelaku Pasar Modal: Optimis Hadapi Pasar

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
4 March 2025
in Ekbis
Dialog Bersama Pelaku Pasar Modal: Optimis Hadapi Pasar

Jakarta, Metapos.id – Dalam rangka meningkatkan sinergi antara pelaku pasar modal Indonesia, telah diselenggarakan Dialog Bersama Pelaku Pasar Modal di Main Hall PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (3/3). Dialog ini bertujuan membahas tantangan dan peluang yang ada di pasar modal Indonesia saat ini, serta inisiatif yang akan dilakukan BEI dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan melibatkan regulator, investor, dan professional di industri.

Dalam dialog yang mengusung tema “Soliditas dan Sinergi Pemangku Kepentingan Pasar Modal” ini, kesempatan juga diberikan kepada para undangan untuk dapat menyampaikan masukannya untuk menghadapi kondisi pasar yang ada, serta bagi perkembangan pasar modal ke depannya.

BACA JUGA

PRUCare 360 Syariah, Perlindungan Jiwa hingga Usia 80 Tahun

Dirut PLN Berganti, Suroso Isnandar Ambil Alih Jabatan


Dialog diawali dengan sambutan oleh Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK Republik Indonesia (RI) Inarno Djajadi. Lalu, acara dilanjutkan dengan penyampaian pemaparan terkait kondisi pasar modal saat ini serta peran dari OJK dan BEI. Pemaparan tersebut disampaikan oleh Deputi Komisioner Pengawas Pengelolaan Investasi Pasar Modal dan
Lembaga Efek OJK I. B. Aditya Jayaantara dan Direktur Utama BEI Iman Rachman.

Sesi pemaparan turut dilengkapi dengan sesi penyampaian masukan dan diskusi bersama pelaku pasar modal yang hadir.
Dalam sambutannya Inarno Djajadi menyampaikan, “Memiliki ruang komunikasi terbuka antara regulator, pelaku pasar, serta stakeholder lainnya merupakan perwujudan nyata dari sinergi, komitmen dan tanggung jawab kita bersama terhadap industri pasar modal dan perekonomian Indonesia.”


Dari pemaparan yang disampaikan oleh Direktur Utama BEI Iman Rachman, dapat disimpulkan bahwa kondisi pasar secara global telah mempengaruhi ketidakpastian pasar domestik akibat penyesuaian tarif antara AS dan negara-negara mitra dagangnya. Lalu, pasar juga masih mencermati arah kebijakan The Fed dan suku bunga global lainnya.


Deputi Komisioner Pengawas Pengelolaan Investasi Pasar Modal dan Lembaga Efek OJK I. B. Aditya Jayaantara juga turut menyampaikan beberapa usulan inisiatif implementasi kebijakan OJK dalam rangka menjaga stabilitas harga dengan memberikan ruang bagi investor untuk pengambilan dan penyesuaian operasional perdagangan untuk mendukung efisiensi pasar. Beberapa kebijakan tersebut, yaitu penundaan pelaksanaan atau implementasi short selling dan pengkajian lebih lanjut terkait kebijakan buyback saham yang sebaiknya segera diizinkan tanpa perlu dilakukan Rapat Umum
Pemegang Saham (RUPS).


Melalui diskusi yang diselenggarakan bersama para pemangku kepentingan pasar modal bahwa inisiatif yang diusung oleh OJK telah disambut baik dan didukung implementasinya. Terlebih, masukan yang diberikan diharapkan dapat dilakukan segera untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pasar modal Indonesia. Selain itu, masukan lain yang diberikan agar dilakukan pengkajian mekanisme pengawasan dan perdagangan di BEI.


Adapun para pelaku pasar modal yang hadir pada dialog, yaitu para direksi Anggota Bursa (AB), direksi Perusahaan Tercatat yang tergabung dalam konstituen Indeks IDX30, Manajer Investasi (MI), asosiasi di lingkungan pasar modal, seperti Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI), Asosiasi Emiten
Indonesia (AEI), Asosiasi Pelaku Reksa Dana dan Investasi Indonesia (APRDI), Asosiasi Manajer Investasi Indonesia (AMII), dan Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI), Komisaris Utama SelfRegulatory Organization (SRO), Direktur Utama SRO, serta pemimpin redaksi media massa.

Selain itu turut hadir pada sesi dialog beberapa pelaku usaha di Indonesia, yaitu Agoes Projosasmito, Agus Salim Pangestu, Adi Sariaatmadja, Anindya Bakrie, Arsjad Rasjid, Franky Widjaja, Garibaldi Thohir, dan Raffi Ahmad.


Sesi dialog ditutup dengan konferensi pers bersama wartawan pasar modal yang dimoderatori oleh Direktur Pengembangan BEI Jeffrey Hendrik. Dalam konferensi pers, perwakilan dari masing-masing pelaku usaha turut menyampaikan pernyataan singkat mengenai optimisme dalam menghadapi kondisi pasar modal Indonesia saat ini dengan memberikan kepercayaan yang lebih terhadap fundamental ekonomi Indonesia.

Konferensi pers ditutup dengan sesi tanya jawab wartawan dengan narasumber,
yaitu Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK RI Inarno Djajadi, Deputi Komisioner Pengawas Pengelolaan Investasi Pasar Modal dan Lembaga Efek OJK I.B. Aditya Jayaantara, serta Direktur Utama BEI Iman Rachman.


Dialog yang diselenggarakan pada hari ini merupakan salah satu bukti bahwa soliditas dan sinergi pelaku pasar merupakan hal yang penting untuk menciptakan pasar modal Indonesia yang berdaya saing dan menjadi tujuan investasi bagi investor domestik maupun internasional. Hal tersebut tentunya diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih signifikan ke depannya bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Tags: BEIMetapos.idPasar modal
Previous Post

Pertamina Bentuk Crisis Center, Evaluasi Seluruh Proses Bisnis

Next Post

Bahlil: Indonesia Tidak Butuh Investor Asing untuk Proyek DME

Related Posts

PRUCare 360 Syariah, Perlindungan Jiwa hingga Usia 80 Tahun
Ekbis

PRUCare 360 Syariah, Perlindungan Jiwa hingga Usia 80 Tahun

15 October 2026
Suroso Isnandar resmi menjadi Direktur Utama PLN menggantikan Darmawan Prasodjo setelah RUPS 14 Oktober 2026, dengan pengalaman lebih dari 30 tahun di PLN.
Ekbis

Dirut PLN Berganti, Suroso Isnandar Ambil Alih Jabatan

15 October 2026
Rupiah dibuka melemah tipis ke Rp17.900 per dolar AS pada 15 Oktober 2026, di tengah kenaikan inflasi AS dan perhatian pasar terhadap kebijakan The Fed.
Ekbis

Inflasi AS Memanas, Rupiah Kembali Tertekan

15 October 2026
SMLE Gandeng Denico, Bidik Pasar Pangan Asia
Ekbis

SMLE Gandeng Denico, Bidik Pasar Pangan Asia

15 October 2026
BEI Perkuat Literasi dan Ketahanan Investor Pasar Modal
Ekbis

BEI Perkuat Literasi dan Ketahanan Investor Pasar Modal

14 October 2026
PEFINDO Catat 244 Publikasi Pemeringkatan hingga September 2026
Ekbis

PEFINDO Catat 244 Publikasi Pemeringkatan hingga September 2026

14 October 2026
Next Post
Bahlil: RI Terancam Kehilangan Rp1.650 Triliun jika Presiden Selanjutnya Tak Lanjutkan Hilirisasi

Bahlil: Indonesia Tidak Butuh Investor Asing untuk Proyek DME

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini