Thursday, April 30, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Menhub Budi Kunjungi Korsel-China, Bahas Kerja Sama LRT Bali hingga Kereta Tanpa Rel IKN

metaposmedia by metaposmedia
9 January 2024
in Ekbis
LRT Jabodebek Diresmikan, Menhub Budi Karya: Sebentar Lagi Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Jakarta,Metapos.id – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melakukan kunjungan kerja ke Korea Selatan (Korsel) dan China.

Kunjungan ini untuk membahas kerja sama di sektor perkeretaapian dan penerbangan dengan kedua negara tersebut.

BACA JUGA

Aden Indonesia Optimistis 2026, Proyek Baru Dorong Kinerja Bisnis

Langkah Tegas Kantor Cabang BRI Surabaya Kaliasin, Oknum Pekerja Fraud Telah di-PHK dan Serahkan Pada Proses Hukum

Adapun kunjungan kerja Menhub Budi Karya Sumadi ke kedua negara tersebut akan dimulai hari ini Selasa, 9 Januari hingga 13 Januari mendatang.

“Beberapa hal yang kami bahas yaitu mulai dari rencana pembangunan LRT di Bali, Autonomous Rail Transit (ART) di Ibukota Nusantara (IKN), jaringan komunikasi dan persinyalan kereta api berteknologi tinggi, hingga menjajaki peluang kerja sama terkait pesawat komersial,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa, 9 Januari.

Di Korsel, Budi akan bertemu dengan Wakil Menteri Infrastruktur dan Transportasi Korsel Mr. Sangwoo Park dan sejumlah pihak lainnya, di antaranya yaitu dengan pimpinan Korea National Railway (KNR) dan Eximbank untuk membahas kelanjutan kerja sama pembangunan LRT di Bali untuk tahap 1 dari Bandara Ngurah Rai ke Central Park.

Budi mengatakan LRT akan menjadi transpotasi rel pertama di pulau Dewata. Budi pun berharap nantinya kehadiran moda transportasi ini dapat mengatasi kemacetan di sana.

“LRT Bali akan menjadi transportasi massal berbasis rel pertama di Bali yang diharapkan dapat menjadi solusi dari masalah kemacetan. Kita berharap Feasibility Study-nya yang sudah dimulai pada awal Januari 2023 lalu dapat diselesaikan pada pertengahan tahun 2024 ini,” tuturnya.

Sementara di China, Budi dijadwalkan akan bertemu dengan Menteri Transportasi China Li Xiaopeng dan sejumlah pihak lainnya. Salah satunya adalah pimpinan China Railway Rolling Stock Corporation (CRRC).

SEE ALSO:
BUMN Pangan Dapat Pinjaman Rp28,7 Triliun dari Kemenkeu, Dipakai Buat Apa? | EKONOMI BUMN Pangan Dapat Pinjaman Rp28,7 Triliun dari Kemenkeu, Dipakai Buat Apa? 09 Januari 2024, 11:08
IPA Sitanala Kota Tangerang Dapat Layani 51.000 Sambungan Rumah | EKONOMI
IPA Sitanala Kota Tangerang Dapat Layani 51.000 Sambungan Rumah
09 Januari 2024, 12:05 Stafsus Sri Mulyani Respons Prabowo soal Banyaknya Anggaran Kemenhan Tak Disetujui saat Pandemi | EKONOMI
Stafsus Sri Mulyani Respons Prabowo soal Banyaknya Anggaran Kemenhan Tak Disetujui saat Pandemi 09 Januari 2024, 11:20

Kata Budi, pertemuan dengan CRRC untuk membahas kelanjutan kerja sama terkait pembangunan transportasi massal kereta api Autonomous Rail Transit (ART) untuk Ibu Kota Nusantara (IKN).

Selanjutnya, Budi juga akan bertemu dengan pimpinan Huawei untuk menjajaki peluang kerja sama terkait sistem perkeretaapian yang cerdas dan berteknologi tinggi. Huawei merupakan perusahaan yang menggarap pembangunan jaringan komunikasi untuk Kereta Cepat Whoosh.

Selain membahas kerja sama di sektor perkeretaapian, Menhub juga akan bertemu dengan pimpinan dari Commercial Aircraft Corp of China (COMAC) untuk menjajaki peluang kerja sama investasi di sektor penerbangan.

Saat ini COMAC merupakan perusahaan pemasok utama pesawat dari maskapai dalam negeri Transnusa.

Tags: Budi karyaLRTMenhubMetapos.id
Previous Post

Pemerintah Pangkas Kuota Pertalite di 2024

Next Post

OJK Incar Rp10 Triliun dari 60 Perusahaan yang Akan IPO

Related Posts

Aden Indonesia Optimistis 2026, Proyek Baru Dorong Kinerja Bisnis
Ekbis

Aden Indonesia Optimistis 2026, Proyek Baru Dorong Kinerja Bisnis

29 April 2026
Langkah Tegas Kantor Cabang BRI Surabaya Kaliasin, Oknum Pekerja Fraud Telah  di-PHK dan Serahkan Pada Proses Hukum
Ekbis

Langkah Tegas Kantor Cabang BRI Surabaya Kaliasin, Oknum Pekerja Fraud Telah di-PHK dan Serahkan Pada Proses Hukum

29 April 2026
Laba melejit hingga 216,70% Di 2025, Dada bagikan Deviden Rp2 MiliarJakarta, Maret 2026
Ekbis

Laba melejit hingga 216,70% Di 2025, Dada bagikan Deviden Rp2 MiliarJakarta, Maret 2026

27 April 2026
Pasca IPO, Superbank Perkuat Tata Kelola dan Akselerasi Pertumbuhan
Ekbis

Pasca IPO, Superbank Perkuat Tata Kelola dan Akselerasi Pertumbuhan

27 April 2026
OJK Bergerak! Kasus MTF Terus Diproses, Mitra Debt Collector Resmi Dibekukan
Ekbis

OJK Bergerak! Kasus MTF Terus Diproses, Mitra Debt Collector Resmi Dibekukan

25 April 2026
PRUFortune Dollar Hadir, Solusi Proteksi dan Cash Flow Tahunan
Ekbis

PRUFortune Dollar Hadir, Solusi Proteksi dan Cash Flow Tahunan

23 April 2026
Next Post
OJK: Kinerja Industri Keuangan Non Bank per November 2022 Masih Dalam Kondisi Baik

OJK Incar Rp10 Triliun dari 60 Perusahaan yang Akan IPO

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini